DetikNews
Senin 25 Maret 2019, 13:45 WIB

Kirim Kembali Ridho Rhoma ke Penjara, Ini Alasan MA

Andi Saputra - detikNews
Kirim Kembali Ridho Rhoma ke Penjara, Ini Alasan MA Ridho Rhoma saat selesai menjalani rehabilitasi, dan kini harus masuk bui lagi. (Ismail/detikFoto)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) mengirim Ridho Rhoma ke penjara dengan memperberat hukuman putra Rhoma Irama itu. Sebelumnya, ia hanya dihukum rehabilitasi 10 bulan.

Lewat putusan kasasi nomor 570 K/PID.SUS/2019, MA memperberat hukuman Ridho Rhoma menjadi 1,5 tahun penjara.

"Salah satu pertimbangan majelis adalah untuk menghindari disparitas pemidanaan terhadap tindak pidana yang sama dan sejenis," kata jubir MA, hakim agung Andi Samsan Nganro, saat dihubungi detikcom, Senin (25/3/2019).


MK memperbaiki kualifikasi kejahatannya menjadi 'Penyalahguna Narkotika Golongan I bagi Diri Sendiri'. Duduk sebagai ketua majelis, hakim agung Andi Samsan Nganro, dengan anggota majelis, hakim agung Margono dan Eddy Army.


Video: Hukuman Diperberat, Ridho Rhoma Harus Kembali ke Penjara

[Gambas:Video 20detik]



"Maka, menurut majelis, perlu diserasikan pidananya dan juga untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat dengan tetap memperhatikan fakta hukum yang terungkap di persidangan," ujar Andi Samsan Nganro.

Sebagaimana diketahui, Ridho Rhoma ditangkap pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Barat pada 25 Maret 2017. Saat ditangkap, Ridho kedapatan memiliki narkotika jenis sabu seberat 0,7 gram.


Pada 19 September 2017, PN Jakbar menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 10 bulan. PN Jakbar juga menetapkan terdakwa menjalankan rehab medis dan sosial di RSKO Cibubur selama 6 bulan 10 hari. Tidak lama setelah itu, Ridho bisa menghirup udara bebas dan kembali manggung lagi.

Vonis itu tidak diterima jaksa dan mengajukan permohonan banding tapi kandas. Kasasi pun dikirimkan. Gayung bersambut dan MA memperberat hukuman Ridho.
(asp/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed