Eksistensi Samsat Apung di Tengah Lautan Halmahera Selatan

Mustiana Lestari - detikNews
Senin, 25 Mar 2019 11:14 WIB
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Halmahera Selatan - Sejak diresmikan sejak akhir Januari lalu, pelayanan Samsat apung di Teras BRI Kapal Bahtera Seva III tetap eksis dan siap sedia melayani masyarakat di Kepulauan Halmahera Selatan. Meski diakui, sampai saat ini belum banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas Samsat yang langka ini.

"Kita sosialisasikan pelayanan Samsat ini di sekitar pelabuhan yang kita singgahi dan ada kumpulan warga. Biasanya kita juga langsung ke kepala desa," kata Brigpol Wahyu Hd dari Ditlantas Polda Malut kepada detikcom di Madapolo, Halmahera Selatan, Rabu (6/3/2019).

Dalam sebulan, Wahyudi mengaku biasanya paling banyak melayani enam orang yang mengurus surat dan pajak kendaraan bermotor mereka. "Yang paling banyak bayar pajak ada juga yang konsultasi pengurusan surat-surat karena banyak kendaraan belum lengkap surat-suratnya. Kendalanya memang dari kesadaran masyarakat," terang dia.


Oleh karena itu, dia berharap masyarakat benar-benar memanfaatkan layanan ini daripada harus jauh-jauh ke pusat kota mengurus kendaraan mereka.

"Harapan kami agar masyarakat ikut mengurus surat kendaraan dan pembayaran pajak. Kami mengajak masyarakat yang ada di kepulauan yang kami singgahi untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran membayar pajak kendaraan," ajak Wahyudi.

Salah satu warga Mandapolo yang ikut memanfaatkan keberadaan Samsat ini adalah Misnoaji (32). "Dengan adanya Samsat apung kapal Bahtera Seva, saya terbantu bayar pajak saya. Semoga masyarakat terbantu juga sama seperti saya," ungkap Misnoaji.

Sebagai informasi, Samsat Apung ini tercipta atas kerja sama Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku Utara, Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), Jasa Raharja, dan BRI. Samsat Apung berada di atas kapal Bahtera Seva III Teras BRI.


Kapolri Jenderal HM Tito Karnavian yang turun langsung meresmikan Samsat Apung di Maluku Utara. Samsat ini melayani masyarakat di pulau-pulau kecil di Maluku Utara.

"Harapan kami ke depan, dengan adanya Samsat Apung ini dapat meningkatkan PAD dari sektor pajak kendaraan, melindungi kepentingan masyarakat terkait kepemilikan kendaraan bermotor dan mewujudkan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses fasilitas milik pemerintah dalam hal ini inovasi dan teknologi, khususnya di bidang regident," paparnya kala itu.

Baca berita lainnya mengenai Teras BRI Kapal Bahtera Seva di Ekspedisi Bahtera Seva. (prf/hns)