Alvin diamankan di area SCP2 Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (22/3/2019). Awalnya, Alvin dicurigai oleh seorang pilot asli, Kapten Andregema.
Saat itu, Alvin check-in melalui petugas Pasasi Gapura Angkasa atas nama Agung Sudara. Di saat yang bersamaan, Andregema yang sedang mengantar keluarganya menaruh curiga terhadapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena mencurigakan, Andregema dan petugas Avsec Gapura yang bertugas di SCP2 memeriksa Alvin. Petugas kemudian menginterogasi Alvin dan menanyakan tujuan penerbangan serta 'pekerjaannya' di Garuda.
"Atas pertanyaan tersebut, yang bersangkutan menjawabnya tidak clear dan mencurigakan, dan setelah dilakukan pemeriksaan barulah diketahui bahwa saudara Alvin Aditya Darmawan menggunakan Id Card pilot palsu yang dibeli melalui online," terang Argo.
Selanjutnya, Alvin dibawa ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Alvin kemudian ditahan setelah menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Bandara Soekarno-Hatta.
"Ditahan atas perkara pemalsuan kartu identitas air crew Garuda," kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol James Hutajulu saat dihubungi detikcom, Minggu (24/3/2019).
Alvin bergaya dan mengaku sebagai pilot karena terobsesi untuk menjadi pilot. Sejak duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA), Alvin bercita-cita untuk menjadi seorang pilot.
"Yang bersangkutan terobsesi jadi pilot. Sewaktu lulus SMA yang bersangkutan pernah daftar pilot, tetapi gagal," katanya.
Alvin saat ini tercatat sebagai mahasiswa di Semarang, Jawa Tengah. Saat diamankan, Alvin tadinya hendak terbang ke Semarang.











































