DetikNews
Jumat 22 Maret 2019, 19:00 WIB

5 Fakta Khofifah Indar Parawansa yang Namanya Diseret Romahurmuziy

Tim detikcom - detikNews
5 Fakta Khofifah Indar Parawansa yang Namanya Diseret Romahurmuziy Khofifah Indar Parawansa (Jefrie/detikcom)
Jakarta - Nama Khofifah Indar Parawansa diseret-seret anggota DPR yang juga eks Ketum PPP, Romahurmuziy. Ada beberapa fakta Khofifah. Apa saja?

Khofifah lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 19 Mei 1965. Saat ini dia berumur 53 tahun.

Ia merupakan Gubernur Jawa Timur yang menjabat sejak 13 Februari 2019. Khofifah berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak atau Emil Dardak. Berikut fakta lain Khofifah.

1. Mensos

Khofifah menjabat Menteri Sosial sejak 27 Oktober 2014 dalam Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Jokowi-Jusuf Kalla. Pada 17 Januari 2018, Khofifah mengundurkan diri dari jabatannya karena mengikuti Pilgub Jawa Timur 2018.

Ia juga Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan ke-5 pada Kabinet Persatuan Nasional.

2. Kuliah Dua Jurusan

Saat kuliah, Khofifah mengambil dua jurusan yang berbeda di perguruan tinggi yang berlainan. Pertama, dia belajar politik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair). Kedua, dia kuliah ilmu komunikasi dan agama di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah, Surabaya.



3. Anggota DPR

Karier politiknya dimulai saat dia berusia 27 tahun. Khofifah Indar Parawansa menjadi anggota DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada 1992-1997. Pada pemilu berikutnya, 1997, ia terpilih kembali menjadi anggota DPR. Pada periode ini, Khofifah hanya bertahan dua tahun karena tahun 1998, terjadi peralihan rezim Orde Baru ke Era Reformasi.

Kemudian Khofifah berpindah partai ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia terpilih kembali sebagai anggota Dewan, tetapi tidak lama. Pada 1999, Khofifah diangkat menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada Kabinet Persatuan Indonesia.

4. Aktif di Organisasi Sayap Perempuan NU

Khofifah aktif di organisasi Muslimat. Organisasi itu merupakan sayap perempuan Nahdlatul Ulama (NU). Dia memimpin Muslimat periode 2000-2005.



5. Diseret-seret Romahurmuziy

Terbaru, Khofifah Indar Parawansa diseret-seret Romahurmuziy (Rommy). Rommy mengaku meneruskan aspirasi soal kelayakan Haris Hasanuddin, yang mengikuti seleksi sebagai Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur. Rommy menyebut nama Khofifah dan seorang kiai.

"Tapi bahwa meneruskan aspirasi, apa yang saya teruskan bukan main-main. Contoh, Haris memang dari awal menerima aspirasi dari ulama seorang Kiai Asep Saifudin Halim adalah pimpinan pondok pesantren dan kemudian Bu Khofifah, beliau gubernur terpilih, jelas mengatakan, 'Mas Rommy, percayalah dengan Haris karena orang kerja bagus.' Sebagai gubernur terpilih, beliau mengatakan kalau Mas Haris sudah kenal kinerjanya sehingga ke depan sinergi dengan Pemprov akan lebih baik," ujar Rommy.



Rommy: Posisi Saya Memang 'Most Wanted', Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(nwy/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed