Effendi : Kunjungan Wapres Bukti Ketidakpedulian Pemerintah

Effendi : Kunjungan Wapres Bukti Ketidakpedulian Pemerintah

- detikNews
Sabtu, 24 Sep 2005 06:18 WIB
Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla melakukan kunjungan ke Afrika Selatan (Afsel) Senin (26/9/2005). Tentu saja kunjungan ini menuai kritik dari berbagai pihak. Dinilai, wapres tidak memiliki kepedulian terhadap masalah bangsa saat ini."Kunjungan ini akan mengesankan pemerintah tidak memiliki sense of crisis, khususnya wapres. Masyarakat dituntut untuk prihatin dalam masa krisis. Tapi pemerintahnya tidak menunjukan itu, apalagi membawa rombongan, ini kan bertentangan," kata anggota DPR dari PDIP Effendi Simbolon ketika dihubungi detikcom, Sabtu (24/9/2005).Effendi menilai, kunjungan ini juga dilakukan tidak pada waktunya dan seharusnya Wapres Jusuf Kalla mencontoh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mempersingkat kunjungannya ke luar negeri sebagai bukti kepeduliannya terhadap pemerintahan. "Kalau suasananya normal, bisa-bisa saja. Tapi waktu sekarang rasanya tidak tepat. Karena masih banyak masalah dalam negeri yang harus ditanggani," ujar Effendi. Menurut Effendi kunjungan Wapres ke Afsel juga harus ditunda hingga dirasa persoalan negara dianggap sudah teratasi. Selain itu kunjungan ke Afsel juga dirasa tidak terlalu dibutuhkan saat ini."Sekarang kan pemerintah sedang banyak masalah yang harus diselesaikan seperti ekonomi, kesehatan, BBM. Saya rasa kritik masyarakat harus diperhatikan dulu lah," tukasnya.Terkait dengan adanya rombongan dari mahasiswa dan pengusaha yang turut serta bersama Wapres ke Afsel, Effendi menanggapi dingin hal tersebut."Pengusaha mungkin untuk meningkatkan kerjasama, mahasiswa mungkin juga. Tidak masalah. Tapi, sekarang ini waktunya tidak tepat. ya nggak usah dulu lah," tandasnya. Effendi juga meminta, penundaan kunjungan ke luar negeri juga dilakukan oleh seluruh jajaran di pemerintahan."Penundaan ini untuk semua pihak. Tidak hanya Wapres tapi juga menteri-menteri. Kalau memang tidak bertul-betul penting tidak usah kunjungan ke luar negeri dulu," imbaunya. (ahm/)


Berita Terkait