Hendi Ajak Warga Semarang Jaga Situasi Kondusif Jelang Pemilu

Nabilla Nufianty Putri - detikNews
Kamis, 21 Mar 2019 19:26 WIB
Foto: dok. Pemkot Semarang
Jakarta - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mengajak masyarakat ikut menjaga situasi kondusif dan keamanan pesta demokrasi pilpres dan pileg 17 April mendatang. Bersama para ulama dan warga masyarakat, Hendi meminta doa agar Kota Semarang dan Indonesia pada umumnya semakin adem ayem.

"Pada 17 April mendatang, akan ada hajatan besar dan unik di Indonesia, yakni pemilu legislatif dan pemilu presiden. Unik karena biasanya pilpres dan pileg dilaksanakan terpisah. Tapi 17 April mendatang dilaksanakan bersama antara pilpres dan pileg," ujar Hendi dalam keterangan tertulis, Kamis (21/3/2019).

Saat menghadiri doa bersama di Kecamatan Genuk, Rabu (20/32019) malam, dalam menyambut pesta demokrasi, Hendi mengajak seluruh warga terus menyukseskan dan menjaga keamanan kota ini.


Hendi mengingatkan untuk menjaga dan mempertahankan situasi kondusif serta stabilitas ekonomi kota Semarang dan Indonesia yang telah berjalan baik dan sukses selama ini. Indonesia, lanjutnya, telah masuk G20, organisasi negara-negara dengan ekonomi kuat, serta berada di posisi 10 besar.

Pengamat ekonomi, lanjutnya, bahkan memprediksi, kondisi seperti ini dapat dipertahankan, ekonomi akan semakin baik dan Indonesia bisa masuk 5 besar.

Hendi secara tegas juga mengingatkan masyarakat untuk tidak termakan hoax dan politik uang. Menurutnya, orang yang menggunakan uang untuk mendapatkan kekuasaan akan lupa pada warganya jika terpilih. Oleh karena itu, Hendi selalu mengajak untuk mengedepankan iklim kondusif jelang, selama, serta setelah pilpres dan pileg.

Pemilu damai dan bersih, lanjut Hendi, harus terus dikedepankan untuk menjaga tetap tegaknya NKRI. Hendi juga mengajak seluruh warga menjaga seluruh infrastruktur yang telah terbangun dengan baik di wilayah Genuk.

(prf/ega)