DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 14:11 WIB

Ngaku Dipecat Setelah Hadiri Acara Jokowi, Nurullita Ngadu ke Kemenaker

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Ngaku Dipecat Setelah Hadiri Acara Jokowi, Nurullita Ngadu ke Kemenaker Nurullita (tengah) dan kuasa hukumnya, M Rizki (kemeja batik), di gedung Kemenaker, Jakarta Selatan. (Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - Nurullita (40), karyawan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang ekspor-impor, mengaku dipecat karena berbeda pilihan di Pilpres 2019. Nurullita pun melaporkan perusahaan itu ke Kementerian Ketenagakerjaan.

"Kami mendampingi Ibu Lita, yang mana Ibu Lita ini menjadi korban perusahaannya karena hanya perbedaan pandangan politik, yaitu pemutusan hubungan kerja secara sepihak," kata kuasa hukum Nurullita, Muhammad Rizki, di gedung Kemenaker, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (21/3/2019).


Nurullita mendatangi Kementerian Ketenagakerjaan didampingi Relawan Habib Relasi Jokowi (Harjo). Mereka menilai perbuatan perusahaan itu melanggar kebebasan berpendapat yang diatur undang-undang.

"Yang paling penting Pasal 153 ayat 1, yang mana perusahaan tidak boleh melakukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak hanya karena perbedaan pandangan politik," kata Rizki.

Lita mengatakan pemecatan itu dilakukan pada 25 Februari lalu. Sehari sebelum dipecat, Nurullita menghadiri acara relawan bersama capres Joko Widodo di Sentul, Bogor.

"Hari Minggu tanggal 24 Februari, saya mengunjungi di acaranya Bapak Jokowi, dalam perjalanan itu saya sudah mulai di-bully," ujar Nurullita.


Dia mengaku sempat meng-upload foto dan video terkait acara itu. Tindakan itu, kata Nurullita, menjadi bahan olok-olok rekan kerjanya di grup WhatsApp.

Keesokan harinya, Nurullita langsung dipanggil dan diminta menandatangani surat pemberhentian. Atasannya juga menyinggung soal sikap Nurullita yang menghadiri acara relawan Joko Widodo.

"Hari Senin itu juga saya langsung dipecat dan saya menandatangani surat pemecatan tersebut. 'Kamu memilih Jokowi, tapi kamu mencari makan di sini, malu dong,' itu kalimat terakhir dia (atasan)," kata Nurullita menirukan ucapan atasannya.


Simak Juga "Sosok Rabiatul, Guru yang Dipecat karena Beda Pilihan Politik":

[Gambas:Video 20detik]


(abw/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed