detikNews
Kamis 21 Maret 2019, 13:23 WIB

Elektabilitas Turun di Survei Kompas, PDIP Klaim Keunggulannya Konsisten

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Elektabilitas Turun di Survei Kompas, PDIP Klaim Keunggulannya Konsisten Ilustrasi bendera PDIP. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Hasil survei Litbang Kompas masih menempatkan PDIP sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi hingga Maret 2019, namun angka itu turun dari periode Oktober 2018. Menanggapi hal itu, PDIP berbicara soal konsistensi leadership.

Angka elektabilitas PDIP di Litbang Kompas per Maret 2019 mencapai 26,9 persen. Persentase itu turun dari periode Oktober 2018 di mana angka elektabilitas PDIP mencapai 29,9 persen. Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menyebut survei harus dilihat sebagai indikasi.

"Saya kira yang pertama kita jangan menafsirkan hasil-hasil survei dengan kacamata yang deterministik, jadi seakan-akan survei sepenuhnya menggambarkan realitas yang akan terjadi. Jadi jangan deterministik ya. Jadi survei lebih harus dimaknai sebagai indikasi. Itu yang pertama," kata Hendrawan saat dihubungi, Kamis (21/3/2019).


Bagi Hendrawan, naik-turun elektabilitas partai di survei merupakan hal wajar. Menurutnya, beberapa partai menerapkan strategi yang berbeda di Pemilu 2019.

"Apa yang terjadi ini sebetulnya wajar-wajar saja, naik-turunnya angka-angka itu harus dipandang sebagai hal yang wajar karena memang aktivasi partai-partai politik ini kan intensitasnya dengan strateginya berbeda-beda," kata Hendrawan.

"Ada yang konsisten bergerak dari awal, ada yang lebih fokus pada bulan-bulan terakhir. Jadi ini menggambarkan strategi partai yang berbeda-beda," imbuh anggota DPR itu.

Selain itu, dia menyebut elektabilitas PDIP konsisten unggul di beberapa hasil survei lembaga independen. Lebih-lebih, menurutnya, PDIP konsisten di tengah terjangan fitnah dan hoax.

"Nah, tapi kalau kita melihat perspektifnya secara longitudinal, perspektifnya secara berkesinambungan, sebenarnya leadership PDIP relatif konsisten, dia selalu terus-menerus di atas ya, relatif kebal terhadap kampanye-kampanye yang cenderung memojokkan," ucap Hendrawan.

"Ya kan, coba, kami diserang dengan banyak sekali fitnah, hoax, relatif konsisten. Itu artinya apa? Artinya persepsi kolektif masyarakat terhadap PDIP konsisten ya," tegas dia.


Survei Litbang Kompas digelar pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Margin of error survei ini plus-minus 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Litbang Kompas membandingkan perolehan suara parpol di Pemilu 2014, elektabilitas pada Oktober 2018 dan elektabilitas pada Maret 2019. Berikut ini hasil untuk PDIP:

PDIP
Pemilu 2014: 18,9%
Oktober 2018: 29,9%
Maret 2019: 26,9%



Megawati Emosional Kenang 'Pengkhianatan' Pendukung PDI, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed