DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 10:54 WIB

Penahanan Dokter Cantik Gadungan di Bone Sulsel Ditangguhkan

Zulkifli Nasir - detikNews
Penahanan Dokter Cantik Gadungan di Bone Sulsel Ditangguhkan Dokter Kecantikan gadungan di Bone (Zul/detikcom)
Bone - Kasus dokter kecantikan gadungan di Bone, Sulawesi Selatan, yang sempat viral kini memasuki babak baru. Kini, penahanan dokter Amyza Tomme (36) dan asistennya, Rini Hadriyani (32), ditangguhkan di kepolisian.

Dimintai konfirmasi detikcom, Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam membenarkan adanya penangguhan penahanan tersebut. Penahanan dua tersangka itu ditangguhkan sejak 13 Maret 2019.

"Betul, keduanya dalam status penangguhan penahanan, tiap 2 hari sekali wajib lapor. Salah satu tersangkanya sempat dirawat di rumah sakit," terang Kadarislam saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (21/3/2019).

Senada dengan pernyataan tersebut, Kasat Reskrim Iptu Fahrun, yang kemudian ditemui di ruang kerjanya, menyebut tiga alasan hingga permohonan dari penjamin untuk penangguhan penahanan ke-2 tersangka tersebut dikabulkan.

"Kami sudah sesuai SOP, alasan hingga yang bersangkutan ditangguhkan diantaranya dijamin tidak melarikan diri, tidak mengulangi perbuatannya dan tidak menghilangkan barang bukti," ungkap Iptu Fahrun.



Diketahui kemudian, penangguhan penahanan kedua tersangka berdasarkan permohonan oleh kerabat bernama Syahrul dan kuasa hukum yakni, Aminuddin dan Guntur.

Sementara itu, sejumlah korban yang sebelumnya berbondong-bondong datang melapor dan meminta keadilan ke kepolisian kini diketahui satu per satu telah resmi mencabut laporannya sehingga tak lagi tersisa laporan dalam kasus ini. Para korban pun kini enggan memberikan komentar terkait alasan pencabutan laporan saat di konfirmasi. Meski demikian, Kepolisian pun kembali menegaskan proses hukum akan tetap berlanjut.

"Betul, para korban telah mencabut laporannya, namun dalam hal ini kasus penyidikan tetap berlanjut, karena kasus ini bukan delik aduan. Dalam waktu seminggu ini, kami akan melimpahkan berkasnya ke Kejaksaan," terang Fahrun kemudian.



Seperti diberitakan sebelumnya, kasus penipuan ini terbongkar saat sejumlah korban komplain tapi tak direspons tersangka hingga berbuntut pada pelaporan.

Amyza bersama rekannya, Rini, mengaku sebagai dokter kecantikan asal Singapura dan menipu para korban dengan menjanjikan perawatan agar tampil cantik dan awet muda hingga suntik perubahan bentuk wajah. Walhasil, bukan cantik yang didapat, malah wajah sejumlah korban justru rusak dan bengkak.

Dalam kesepakatan dengan para korban, tarif hingga belasan juta rupiah telah dibayarkan. Namun, saat korban hendak komplain terhadap hasil praktik, dokter bersama rekannya malah tak merespons.

Kekesalan para korban berujung pada pelaporan di Kepolisian. Keduanya langsung ditangkap saat berada di salah satu hotel di Bone, Sulsel, Selasa (19/2/2019) dan langsung ditahan di Mapolres Bone serta disangkakan melanggar Pasal 77 dan 78 Undang-Undang No 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.
(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed