DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 10:27 WIB

Karhutla di Riau Meluas, Lanud Palembang Kirim 2 Heli Water Bombing

Raja Adil Siregar - detikNews
Karhutla di Riau Meluas, Lanud Palembang Kirim 2 Heli Water Bombing Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Palembang, Sumsel, mengirimkan bantuan 2 unit helikopter water bombing ke Riau. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau meluas. Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Palembang, Sumsel, mengirimkan bantuan 2 unit helikopter water bombing ke Bumi Lancang Kuning.

"Sesuai hasil rapat dengan Kepala BNBP, kita akan menyiagakan helikopter untuk mencegah. Intinya, mengurangi kegiatan yang berkaitan pemakaian heli, tetapi itu tetap kita siapkan 5 unit," ujar Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang, Kolonel Pnb Heri Sutrisno, Kamis (21/3/2019).

Heri menyebut ada 2 heli water bombing yang akan diterbangkan minggu ini. Baik dalam rangka pencegahan maupun pada upaya pemadaman di daerah yang lahan terbakarnya terus meluas di Kabupaten Indragiri Hulu, Meranti, Rokan Hilir, serta Dumai.





"Ada dua armada akan kita berangkatkan ke Riau karena titik api di sana banyak ya dan kita mendukung pemadaman. Tentu kita mendukung dalam pencegahan agar tak meluas, ini bentuk kerja sama," imbuh Danlanud.

Dua heli water bombing yang disiapkan terbang ke Riau, yakni heli berkapasitas 4,5 ton. Kedua heli diharapkan akan bisa dimanfaatkan untuk pemadaman di titik karhutla yang kian luas.

"Kami siagakan di Sumsel, tapi karena di sini belum ada kebakaran dan saya rasa belum dibutuhkan. Maka dikirimlah ini ke Riau untuk membantu. Kalau di sini tetap siaga jelang musim kemarau," ujar dia.





Sudah sepekan ini Kota Rengat, Riau, diselimuti asap imbas karhutla. Kondisi asap ini kadang sangat pekat dan kadang menipis.

Berdasarkan data dari Satgas Karhutla Riau, kebakaran di Indragiri Hulu terjadi di beberapa titik. Di Kecamatan Rengat, sudah 6 hari gabungan Satgas di sana melakukan pemadaman. Luas kebakaran diperkirakan mencapai lebih dari 50 hektare.

"Tim sekarang masih fokus melakukan pemadaman di titik api yang muncul di sebelah utara. Untuk saat ini penambahan luasan kebakaran belum bisa diprediksi karena masih tertutup asap yang tebal yang mengarah ke kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan," kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger.
(ras/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed