230 Ayam yang Mati Mendadak di Bandung Negatif Flu Burung
Jumat, 23 Sep 2005 16:58 WIB
Jakarta -
Pemilik peternakan di Bandung, Jawa Barat, yang 230 ekor ayamnya mati mendadak akhirnya bisa bernafas lega. Pemerintah memastikan kematian ayam-ayam itu bukan karena flu burung."Hasil pemeriksaan dari tim Deptan menunjukkan 230 ekor ayam yang mati mendadak di Bandung bukan karena flu burung," ungkap Mentan Anton Apriantono di sela rakor antara pemerintah dengan gubernur se-Indonesia di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (23/9/2005).Sayangnya, Anton mengaku tidak tahu apa penyakit yang menyerang ayam-ayam tersebut, sebab pihaknya masih meneliti lebih lanjut apa yang menjadi penyebab kematiannya. Yang pasti dengan hasil penelitian timnya di peternakan tersebut, sejauh ini belum ada daerah peternakan yang terinfeksi flu burung. "Laporan-laporan yang masuk masih dicek," kata dia.Anton juga memastikan pihaknya tidak akan melakukan pemusnahan massal terhadap hewan-hewan yang ada di peternakan tersebut dan unggas lainnya yang ada dalam radius tiga kilometer dari peternakan itu. "Pemusnahan massal hanya dilakukan pada peternakan yang terinfeksi berat flu burung. Ukurannya adalah 20 persen dari jumlah yang ada di peternakan tersebut positif mengidap virus H5N1," katanya.
(umi/)










































