DetikNews
Rabu 20 Maret 2019, 16:37 WIB

Ketua DPR Jelaskan Bangku Kosong di Paripurna: Saya yang Salah

Tsarina Maharani - detikNews
Ketua DPR Jelaskan Bangku Kosong di Paripurna: Saya yang Salah Bambang Soesatyo (Foto: Tsarina/detikcom)
Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjelaskan soal sepinya kehadiran anggota dewan saat rapat paripurna Selasa (19/3). Dia mengatakan paripurna sejatinya tidak digelar pada hari itu.

"Sebenarnya agenda paripurna jatuh pada tanggal 28 Maret. Tapi karena kita ketahui batas akhir jabatan hakim MK tanggal 21 Maret, maka kita paksakan sidang paripurna kemarin," kata Bamsoet di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Rapat paripurna di tengah masa persidangan IV Tahun 2018-2019 kemarin mengagendakan pengesahan hakim konstitusi. DPR mengesahkan Aswanto dan Wahiduddin Adams sebagai hakim konstitusi periode 2019-2024.



Bamsoet mengatakan agenda rapat dadakan itu membuat para anggota dewan bingung. Dia menyebut ratusan anggota dewan mengirimkan surat kepada pimpinan DPR, bahkan ada yang meminta izin secara langsung kepada dirinya. Para anggota dewan, kata Bamsoet, banyak yang sedang mengunjungi daerah pemilihan (dapil).

"Sehingga membuat anggota dewan yang sedang menjalankan tugas negara, partai di daerah jadi agak kelimpungan. Sebagian sekitar 200-an mengirim surat resmi ke pimpinan dan ada yang langsung mengontak saya," ujar dia.

Kursi kosong paripurna DPRKursi kosong paripurna DPR Foto: Zunita/detikcom


Ia pun memberikan izin. Alasannya, kepentingan Pemilu 2019 disebut Bamsoet lebih besar daripada rapat paripurna DPR.

"Saya beri izin untuk tidak meninggalkan daerahnya dan mempersiapkan agenda nasional yaitu pemilu. Itu juga tugas negara. Mereka digaji untuk kerja-kerja politik, pilpres dan pileg adalah bagian dari tugas politik," tutur Bamsoet.

"Maka kalau ada orang yang ingin dipersalahkan, maka sayalah yang patut dipersalahkan. Saya sebagai pimpinan DPR memberikan izin kepada mereka. Jadi saya yang salah. Mohon maaf, saya memilih kepentingan yang lebih besar daripada paripurna," lanjutnya.



Diberitakan sebelumnya, bangku kosong mewarnai rapat paripurna DPR, Selasa (19/3). Berdasarkan headcount yang dilakukan detikcom, hanya 24 dari 560 anggota DPR yang mengikuti rapat paripurna.

Namun, pimpinan rapat, Utut Adianto menyebut total anggota yang hadir dan izin berjumlah 293 orang, sehingga rapat dinyatakan kuorum. Pihak Setjen DPR RI pun menolamemberikan data kehadiran. Padahal, sebelumnya informasi daftar hadir selalu dipublikasikan.




Tonton video Sepi Banget! Rapat Paripurna DPR Hanya Dihadiri 24 Orang:

[Gambas:Video 20detik]


(tsa/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed