Gara-gara Rita, Hampir 2 Juta Warga AS Mengungsi
Jumat, 23 Sep 2005 15:30 WIB
Jakarta - Warga Texas dan Louisiana, AS terus berbondong-bondong meninggalkan rumah mereka menyusul ancaman badai Rita yang kian mendekat. Diperkirakan hampir 2 juta jiwa yang bermukim di sepanjang pantai-pantai Texas dan Louisiana pergi mengungsi.Demikian diungkapkan pejabat-pejabat setempat seperti dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (23/9/2005). "Ini badai besar yang berbahaya, ini badai yang masiv, yang meliputi separuh Teluk Meksiko," ujar David Paulison, pejabat sementara Kepala Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA). Rita juga telah menimbulkan hujan deras di kota New Orleans, Louisiana yang beberapa waktu lalu baru dihantam topan Katrina. Otoritas setempat mengkhawatirkan bendungan di kota tersebut akan jebol sehingga kembali menimbulkan banjir seperti ketika Katrina menyerang belum lama ini.Akibat ancaman Rita, kota-kota seperti Houston dan Galveston di Texas tak ubahnya seperti kota mati. Bagaimana tidak? Penduduknya beramai-ramai meninggalkan rumah mereka dan memadati jalan-jalan ke luar kota untuk mengungsi ke wilayah utara yang tidak dilalui badai.Di kota Galveston misalnya, kota yang pernah hancur diterjang topan dahsyat pada tahun 1900 itu, saat ini seakan telah menjadi kota hantu. Sedikitnya 90 persen dari sekitar 58 ribu warganya pergi meninggalkan kota itu. Antara 6 ribu hingga 12 ribu warga Galveston tewas saat badai dahsyat melanda tahun 1900 silam. Badai itu disebut-sebut sebagai bencana alam paling mematikan dalam sejarah AS.
(ita/)











































