Sentani Tak Terhubung ke Laut, Mengapa Ikan Hiu Bisa 'Nyasar' Saat Banjir?

Faiq Hidayat - detikNews
Rabu, 20 Mar 2019 08:15 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Jakarta - Seorang warga menemukan ikan hiu pasca-banjir bandang di Sentani, Jayapura. Lalu mengapa ikan hiu bisa 'menyasar' ke dataran tinggi?

Ada analisis peneliti LIPI Silvia Oktaviana yang menyebut ikan hiu yang terlihat bukan berasal dari air tawar. Jenis hiu tersebut blacktip reef shark (Carcharhinus melanopterus).

"Jenis ikan di perairan di Indonesia hidup di terumbu karang bukan jenis air tawar, saya ketahui biasa hidup didaerah terumbu karang, dan beberapa kali ditemukan mangrove," ucap Silvia Oktaviana saat dihubungi, Selasa (19/3/2019).


Silvia menyebut ikan hiu itu bisa berada di dataran tinggi ada campur tangan manusia. Meski daerah Sentani tidak terlalu jauh dari laut, tidak ada saluran yang menghubungkan ke laut.

"Walaupun daerah Sentani tidak terlalu jauh dari laut, tapi tidak ada sodetan langsung ke laut jadi tidak menghubungkan spesies laut daerah darat tanpa ada campur tangan manusia," jelas dia.

Selain itu, ia menyakini jenis ikan hiu itu tidak berbahaya bagi masyarakat. Sebab, jenis ikan hiu itu bukan termasuk pemakan manusia.

"Kebiasaan (jenis ikan hiu) hidup relatif tidak berbahaya, bukan hiu pemakan manusia," tutur dia.


Dalam video viral yang beredar, tampak ada seorang pria yang memegang dua ekor ikan hiu. Dia mengatakan ikan hiu itu ditemukan di daerah pegunungan.

"Bukan di laut atau di daratan, tapi ini di pegunungan. Ada beberapa ikan hiu yang kami dapat dalam musibah banjir ini. Silakan lihat ini bukan satu kebohongan, ini kenyataan. Ini bukti kebesaran Tuhan bahwa di atas gunung juga ada ikan hiu yang besar, saudara-saudara yang ada di mana pun," kata pria bertopi merah dalam video tersebut. (fai/rvk)