Polda Jateng Telusuri Rekening Tak Wajar Anggotanya

Polda Jateng Telusuri Rekening Tak Wajar Anggotanya

- detikNews
Jumat, 23 Sep 2005 14:53 WIB
Semarang - Berdasarkan laporan PPATK, satu dari 15 orang pemilik rekening tak wajar di tubuh Polri, berasal dari Polda Jateng. Karena itu, kini Polda sibuk menelusurinya. Ketika dikonfirmasi wartawan mengenai hal ini, Kapolda Jateng Irjen Pol Chaerul Rasjid belum bisa memberikan jawaban yang jelas. "Kita sedang telusuri. Mau tahu saja," katanya sambil tersenyum di Mapolda Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, Jumat (23/9/2005).Rasjid menyatakan, untuk memastikan kejelasan infonya, Polda sedang berkoordinasi dengan Mabes Polri. Polda meminta Mabes terbuka soal adanya pemilik rekening tak wajar yang berasal dari Jateng."Apa benar ada perwira dari Polda Jateng yang punya rekening tak wajar. Mudah-mudahan itu tidak benar. Tapi kalau benar ya harus bertanggung jawab," ungkapnya.Ketika ditanya sampai kapan penelusuran akan dilakukan, Rasjid tidak bisa memastikan. Ia hanya menegaskan, pihaknya akan membuka diri kalau memang pemilik rekening itu benar-benar berasal dari Polda Jateng.Dalam laporannya beberapa waktu lalu, PPATK melansir ada 15 Perwira Tinggi (Pati) yang mempunyai rekening tak wajar. Mereka terdiri dari 5 Pamen, 2 Purnawirawan Pati, 2 Pati aktif, 3 Perwira Pertama, dan 3 Bintara.Rekening tersebut, masih berdasar laporan PPATK, berasal dari setoran anggota polisi di luar profesinya (Rp 10 - 700 juta), pemberian pejabat di daerah (Rp 10 - 20 juta per bulan), dan transaksi kejahatan seperti illegal logging, BBM, dan lain-lain ( Rp 1 - 3 miliar). (asy/)


Berita Terkait