DetikNews
Selasa 19 Maret 2019, 18:27 WIB

Motif Pelaku Bajak Mobil Pertamina ke Depan Istana Versi Polisi

Samsuduha Wildansyah - detikNews
Motif Pelaku Bajak Mobil Pertamina ke Depan Istana Versi Polisi Foto: Samsuduha Wildansyah
Jakarta - Sekelompok orang dari Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SPAMT) membajak mobil tangki Pertamina dan membawanya ke tengah-tengah massa demo di depan Istana, Jakarta Pusat. Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Apa motifnya?

"Dia (tersangka) ini nggak jadi pegawai lagi, udah dikeluarkan, dia tuntutan dengan demo tapi nggak beritahu polisi," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Argo menegaskan, aksi massa tidak berkaitan dengan politik. Dari hasil pemeriksaan sementara ini, massa hanya ingin menyuarakan aspirasinya saja.

"Nggak ada (kaitan politik), tuntutannya kan mau diperkerjakan kembali," ucap Argo.

Hal senada juga diungkap oleh Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi. Budhi menyebutkan, pihaknya belum menemukan fakta soal dugaan aksi massa ditunggangi kepentingan politis.



"Sementara dari hasil pemeriksaan tidak ada, mereka hanya mau demo saja. Tetapi yang salah kan, kenapa harus membajak mobil tangki," kata Budhi Herdi.

Budhi Herdi mengungkap, para tersangka sudah merencanakan pembajakan itu sejak H-1 aksi demo. Perencanaan dilakukan di posko SPAMT di kawasan Plumpang, Jakarta Utara.

Atas perbuatannya itu, mereka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dan 368 KUHP. Mereka saat ini masih diperiksa di Mapolda Metro Jaya.




(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed