Kecewa Kompensasi BBM, Laporkan ke SBY di 021-351-8152
Jumat, 23 Sep 2005 13:23 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka dua lagi nomor layanan publik untuk secara khusus menerima pengaduan masyarakat mengenai pelaksanaan penyaluran dana kompensasi BBM. Dua nomor itu yaitu, nomor telepon 021-351-8152 dan nomor fax 021-351-8039."Presiden minta rakyat untuk melaporkan validitas dari penyaluran dana kompensasi BBM, baik dalam bentuk tunai, kemudian bidang kesehatan dan bantuan operasional sekolah. Kalau ada yang menyimpang, laporkan," kata Sarjan Marbun, pengelola PO BOX 9949 yang selanjutnya juga akan bertugas mengelola nomor baru tersebut kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (23/9/2005). Peluncuran dua nomor itu melengkapi SMS dan PO BOX, dua sarana pelayanan publik yang diluncurkan SBY. Pada kesempatan itu, Marbun juga melaporkan hingga saat ini PO BOX 9949 telah menerima 13.045 pucuk surat pengaduan. Pengaduan terbesar yang masuk berupa dukungan atas kebijakan pemerintah, yakni sebanyak 6.023 pucuk surat. Kemudian disusul pengaduan atas buruknya layanan publik sebanyak 415 pucuk. Lalu masalah hukum 334 pucuk, dugaan korupsi 272 pucuk dan pengaduan terkait good governance 177 pucuk.Dari 13.045 surat yang masuk, tim telah menjawab 1.779 pucuk surat. Jawaban umumnya berisi pengarahan teknis tentang penyelesaian masalah. Sisanya disalurkan ke departemen terkait dan kepala daerah untuk dilakukan verifikasi dan pengecekan. Departemen yang banyak diadukan yakni Depdiknas sebanyak 63 pucuk surat. Kemudian Mabes Polri 58 pucuk, Depdagri 56 pucuk, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (PAN) 38 pucuk dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) 34 pucuk.Sedangkan kepala daerah yang terbanyak dikeluhkan yakni Jawa Barat dengan 43 pucuk surat aduan, Jakarta 25 pucuk, Jawa Tengah dan Sulawesi Tengah (Sulteng), masing-masing 16 pucuk surat.
(iy/)










































