DetikNews
Selasa 19 Maret 2019, 07:50 WIB

TKN Bantah Sindiran BPN Prabowo soal 'Romahurmuziy Dijebak Jabatan Politik'

Ibnu Hariyanto - detikNews
TKN Bantah Sindiran BPN Prabowo soal Romahurmuziy Dijebak Jabatan Politik Ketum PPP Romahurmuziy ditahan KPK. (Foto: Agung Pambudhy).
Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-sandiaga Uno menyebut eks Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) dijebak jabatan politik dalam kasus yang menjeratnya. Tim Kampanye Nasional (TKN) membantah tuduhan itu.

"Tidak ada jebakan jabatan politik karena Gus Rommy sebagai ketua umum harus menanggung biaya politik tinggi di PPP," kata Wakil Ketua TKN Arsul Sani saat dimintai tanggapan, Senin (18/3/2019).



Arsul menegaskan kasus yang menjerat Rommy tidak ada kaitannya dengan kebijakan dan keputusan PPP, apalagi tuntutan untuk mencari dana yang besar untuk partai.

"Masalah yang menyangkut Gus Rommy tidak terkait dengan kebijakan atau keputusan partai untuk cari dana yang besar sehingga bisa tampil wah," sebut Arsul yang juga menjabat sebagai Sekjen PPP.

Sekjen PPP dan Wakil Ketua TKN Jokowi, Arsul Sani.Sekjen PPP dan Wakil Ketua TKN Jokowi, Arsul Sani. (Foto: Ari Saputra)

Sebelumnya diberitakan, BPN Prabowo-Sandiaga menanggapi pernyataan Rommy yang merasa dijebak terkait kasusnya. BPN menyebut Rommy dijebak jabatan politik.


"Saya percaya Mas Rommy dijebak. Saya percaya Mas Rommy memang dijebak oleh jabatan politiknya, oleh tanggung jawabnya untuk membiayai kegiatan politiknya. Jadi Mas Rommy emang dijebak, dijebak kepentingan politik, biaya politik tinggi, saya yakin Mas Rommy akan banyak belajar dalam proses ini," kata koordinator jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak di Media Center BPN, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/3).



Dalam kasus ini, Rommy ditetapkan sebagai tersangka suap seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kemenag. Diduga Rommy menerima duit total Rp 300 juta untuk membantu meloloskan kelulusan hasil seleksi.

Saat setelah keluar dari pemeriksaan KPK, Rommy mengaku dijebak terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Tak hanya itu, Rommy juga memberikan kertas berisi tulisan pernyataannya.

"Saya merasa dijebak, tapi detail ada di sini (tulisan kertas)," kata Rommy saat keluar dari gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Sabtu (16/3).


Saksikan juga video 'Rommy Terciduk KPK, BPN Prabowo: Bukti Cost Politik Mahal!':

[Gambas:Video 20detik]


(ibh/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed