detikNews
Senin 18 Maret 2019, 18:07 WIB

Ucapan Ultah Sandi Disebut 'Serangan', BPN: Pak Ma'ruf Memang Sudah Tua

Tsarina Maharani - detikNews
Ucapan Ultah Sandi Disebut Serangan, BPN: Pak Maruf Memang Sudah Tua Yandri Susanto (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Jakarta - Ucapan selamat ulang tahun dari Sandiaga Uno ke Ma'ruf Amin di panggung debat cawapres dinilai sebagai serangan santun. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut sang cawapres tidak bermaksud menyerang soal usia Ma'ruf.

"Kan persepsi tetap terbelah dua. Ada yang menyampaikan bahwa ucapan itu menyindir karena Pak Ma'ruf Amin sudah tua. Ya memang sudah tua, siapa yang bilang masih muda?" kata Wakil Ketua BPN Yandri Susanto di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/3/2019).


Menurut Yandri, usia Ma'ruf, yang kini menginjak 76 tahun, merupakan fakta. Yandri mengatakan Sandiaga sangat hormat kepada Ma'ruf.

"Itu fakta bahwa memang Pak Ma'ruf ulang tahun ke-76. Sebagai anak muda yang Sandi sangat hormat kepada seorang kiai, jadi wajar di forum terbuka begitu Pak Sandi menyampaikan... apa namanya... selamat ulang tahun kepada Pak Ma'ruf Amin," tutur politikus PAN itu.


Yandri mengatakan justru aneh jika ada orang yang menyebut Ma'ruf masih muda. Dia mengatakan Ma'ruf pun mengakui dia tidak lagi muda.

"Apa namanya... penghinaan bila bilang Pak Ma'ruf masih muda. Saya tantang pihak mana yang mengatakan Pak Ma'aruf masih muda?" ujar Yandri.


Sebelumnya, Sandiaga Uno membuka sambutan debat cawapres Pilpres 2019 dengan memberi ucapan selamat ulang tahun kepada Ma'ruf Amin. Ungkapan Sandi dinilai bermuatan serangan yang dilakukan secara santun.

"Bisa terlihat Sandiaga melancarkan serangan tidak langsung dengan mengucapkan selamat ulang tahun bagi Pak Kiai. Dengan itu, memori pemilih bahwa kiai sudah berumur dan beda diferensiasi dengan kiai dari sisi usia kembali di-refresh, sambil dalam waktu yang sama mengesankan Sandi sebagai tokoh yang santun," kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun kepada wartawan, Minggu (17/3).



Tonton juga video Soal Kartu Sakti, BPN: Cukup Sempurnakan E-KTP saja:

[Gambas:Video 20detik]


(tsa/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed