DetikNews
Senin 18 Maret 2019, 09:42 WIB

Bersihkan Jalan dari Sisa Banjir Sentani, Alat Berat Dikerahkan

Wilpret Siagian - detikNews
Bersihkan Jalan dari Sisa Banjir Sentani, Alat Berat Dikerahkan Sisa-sisa banjir bandang Sentani. (Wilpret Siagian/detikcom)
FOKUS BERITA: Banjir Bandang Sentani
Jayapura - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menurunkan alat berat untuk membersihkan jalan yang tertutup material dan kayu seusai bencana banjir bandang Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura Osman Haryanto Marbun mengatakan pihaknya telah melakukan pembersihan ruas Jalan Nasional Jayapura-Sentani-Kemiri sepanjang 2 km yang tertutupi lumpur dan pohon tumbang. Pembersihan itu menggunakan tiga unit ekskavator dan dua unit loader. Upaya itu dilakukan sejak Minggu (17/3/2019) kemarin.

"Proses pembersihan Jalan Nasional dilakukan untuk memudahkan mobilitas kendaraan-kendaraan emergency untuk keluar-masuk dari wilayah yang terdampak bencana serta memperlancar aktivitas masyarakat setempat," kata Kepala BBPJN 18 Jayapura Osman Marbun kepada wartawan, Senin (18/3).


Selain itu, dilakukan mobilisasi 4 unit ekskavator, 4 wheel loader (traktor dengan roda karet untuk mengangkut material), dan 10 dump truck (truk jungkit) dari lokasi pekerjaan jalan di Arso yang berada sekitar 70 km dari Jayapura untuk mendukung penanganan dampak banjir bandang.

Bersihkan Jalan dari Sisa Banjir Sentani, Alat Berat Dikerahkan Sisa-sisa banjir bandang Sentani. (Wilpret Siagian/detikcom)

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya akan mendistribusikan prasarana dan sarana air bersih dan sanitasi ke lokasi yang terkena dampak.

Banjir bandang yang terjadi di Sentani pada Sabtu (16/3) malam merusak sejumlah bangunan fasilitas umum, pertokoan, jembatan, jalan penghubung, lahan pertanian, dan rumah warga di Kabupaten Jayapura, salah satunya Rumah Sakit Yowari Sentani dan satu jembatan di depan Hotel Tahara.


Bencana banjir juga merusak permukiman warga dan fasilitas umum di Kota Jayapura. Di antaranya Perumahan CV Tomas, SMK Negeri 4, dan perkantoran otonom.

Saat ini proses penanganan bencana banjir masih terus dilakukan. Kementerian PUPR bekerja sama dengan tim gabungan dari TNI, Polri, Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua, relawan, dan warga setempat.



Saksikan juga video 'Jokowi Minta Segera Evakuasi Banjir Bandang Sentani':

[Gambas:Video 20detik]


(dnu/dnu)
FOKUS BERITA: Banjir Bandang Sentani
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed