DetikNews
Minggu 17 Maret 2019, 20:48 WIB

Sandi Kritik Badan Riset ala Ma'ruf, Janjikan Insentif Investasi Riset

Dwi Andayani - detikNews
Sandi Kritik Badan Riset ala Maruf, Janjikan Insentif Investasi Riset Sandiaga Uno (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Cawapres Sandiaga Uno mengkritik pernyataan lawannya, Ma'ruf Amin, terkait pembentukan Badan Riset Nasional. Menurut Sandiaga, penambahan lembaga riset juga akan menambah birokrasi.

"Menambah jumlah lembaga yang menangani bidang riset, menurut kami, nuwun sewu, Pak Kiai, menambah juga birokrasi," kata Sandiaga di lokasi debat, Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3/2019).



Sandiaga mengatakan kunci pengembangan dunia riset adalah kolaborasi di antara semua elemen. Dia juga memastikan dunia akan mendapat insentif jika berinvestasi di dunia riset.

"Bagi Prabowo-Sandi, kuncinya adalah kolaborasi. Kami akan memastikan dunia usaha mendapat insentif jika berinvestasi di riset," ujarnya.



Dia juga akan memberikan kesejahteraan terhadap para peneliti dari universitas terbaik di Indonesia. Selain itu, dia meminta pemerintah memfasilitasi dunia riset yang baik.

"Pemerintah harus memfasilitasi ekosistem riset menghasilkan inovasi yang terbaik di bidang sains, teknologi, dan matematika," ujarnya.

Sebelumnya, cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menjanjikan pembentukan Badan Riset Nasional. Menurut Ma'ruf, badan itu akan memaksimalkan hasil riset nantinya.

"Akan kami bentuk Badan Riset Nasional," ucap Ma'ruf di panggung debat di The Sultan Hotel, Jakarta.


Seperti Apa Visi Misi Sandi? Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(knv/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed