Solar Makin Langka di Riau

Solar Makin Langka di Riau

- detikNews
Kamis, 22 Sep 2005 18:07 WIB
Pekanbaru - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) solar di Riau makin parah. Dalam sepekan terakhir, sejumlah SPBU kehabisan stok solar dan berimbas banyak angkutan umum dan truk tidak beroperasi.Pantauan detikcom dari beberapa SPBU di Pekanbaru, sejak Kamis pagi (22/9/2005), antrean panjang kendaraan yang akan mengisi solar tampak di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Seperti yang terlihat di SPBU Jl Sudirman Tangekrang. Ratusan kendaraan dengan bahan bakar solar antre sejak pagi untuk bisa mendapat jatah solar. Saat antrean masih memanjang, pada pukul 10.30 WIB, SPBU itu sudah kebabisan stok solar.Kelangkan solar tak hanya terjadi di Pekanbaru saja, tetapi merata di seluruh kabupaten-kabupaten di Riau. Hal ini menyebabkan berbagai kendaraan yang menggunakan bahan bakar solar ramai-ramai mengisi solar ke SPBU Pekanbaru.Maman, seorang sopir truk tronton yang beroperasi di Kabupaten Kampar mengeluh stok solar di Kampar selalu habis. Maka terpaksa, ia dan rekan-rekan sopir lainnya membawa truk mereka ke Pekanbaru."Di Kabupaten Kampar, kami sering tidak kebagian minyak solar. Karena seluruh SPBU diserbu penjual eceran," kata Maman (34) yang ditemui detikcom, Kamis (22/09/2005) saat melakukan pengisian BBM di SPBU Jl Arifin Ahmad, Pekanbaru.Maman yang sudah antre satu jam, juga merasa was-was kalau-kalau kedatangannya ke Pekanbaru juga tidak kebagian solar. Dia mengaku, truknya sudah dua hari tidak bisa beroperasi karena keterbatasan solar di daerahnya. "Kalau pun dalam beberapa hari ini kami beroperasi, bahan bakarnya terpaksa kami beli dari sejumlah pedagang eceran. Tapi, harganya jauh lebih mahal. Mencapai Rp3.500 per liter. Padahal kalau di SPBU hanya Rp 2.100," keluh Maman. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads