Diajak Kalla Dialog BBM, Eh... BEM UI 'Buang Muka'
Kamis, 22 Sep 2005 17:50 WIB
Jakarta - Biasanya pendemo mendesak agar bisa dipertemukan dengan presiden atau wakilnya untuk berdialog. Namun kini undangan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk dialog malah ditolak mentah-mentah oleh mahasiswa. Kok bisa?Setelah sekitar 2 jam melakukan aksi sejak pukul 14.00 WIB di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (22/9/2005), mahasiswa yang tergabung dalam BEM UI didatangi ajudan Kalla.Kedatangan ajudan bukan untuk mengusir aksi mahasiswa, namun justru memberikan undangan dari orang nomor dua di Indonesia. Undangannya berupa ajakan dialog dari Kalla untuk membahas kenaikan harga BBM.Tapi undangan itu ditolak para mahasiswa yang berdemo untuk menolak kenaikan harga BBM tersebut. Menurut mahasiswa, dialog tidak akan efektif dan hanya akan mendengarkan penjelasan dari pemerintah saja."Kami tidak mau berdialog dengan Wapres dan hanya ingin menyampaikan tuntutan saja. Dan tuntutan itu akan disampaikan oleh beberapa orang yang akan menemui Wapres," ujar ketua BEM UI Azman Muammar kepada ajudan Wapres.Azman kemudian balik menantang dengan menyatakan bersedia berdialog dengan Kalla hanya setelah pemerintah menunda kenaikan harga BBM.Merasa tidak mendapat respons yang diharapkan, ajudan wapres itu kembali ke Istana Merdeka. Namun hingga aksi demo itu selesai sekitar pukul 16.30 WIB, ajudan itu tidak kunjung datang ke lokasi demo untuk mempersilakan perwakilan demonstran menyampaikan tuntutan kepada Kalla.Happening ArtDalam aksinya, mahasiswa dari UI ini menggelar happening art yang menggambarkan sebuah drama tentang rencana Pemerintah SBY-JK yang ingin menaikkan harga BBM tanpa memperhatikan kesulitan yang dialami rakyat.Drama itu memperagakan seorang aktivis yang berperan sebagai SBY sedang membawa sebuah ember yang disimbolkan sebagai BBM. Kemudian 'SBY' menaikkan ember BBM. Terlihat ada penolakan dari 3 aktivis lainnya yang berperan sebagai rakyat. Namun, ember BBM itu tetap saja dinaikkan oleh 'SBY'.Selain massa dari BEM UI, aksi penolakan kenaikan harga BBM juga dilakukan oleh sekitar 100 mahasiswa yang berasal dari KAMMI.
(ary/)











































