Rapor Merah, Mendiknas Didesak Mundur

Rapor Merah, Mendiknas Didesak Mundur

- detikNews
Kamis, 22 Sep 2005 17:15 WIB
Jakarta - Rapor Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo dinilai merah. Alhasil, menteri usungan Partai Amanat Nasional ini didesak lengser dari jajaran Kabinet Indonesia Bersatu."Presiden harus mengganti Mendiknas," kata Ketua Koalisi Pendidikan Suparman dalam jumpa pers di Wisma Kodel, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2005).Koalisi Pendidikan menilai kinerja Bambang selama satu tahun tidak menunjukkan perubahan. Keputusan yang kerap diambil Bambang, lanjut Suparman, justru memperlihatkan kebijakan yang sangat birokratis."Selain belum mampu menjadi pemandu dalam membawa perbaikan pendidikan nasional, Bambang telah menciptakan kebijakan kontroversial, yang membuat pendidikan nasional mengalami kemunduran dan mengarahkan pada usaha privatisasi," kritik Suparman pedas.Kebijakan kontroversial lain yang dihasilkan Bambang, ujar Suparman, antara lain ujian nasional, kebijakan perbukuan, bantuan operasional sekolah (BOS), serta pendidikan dasar gratis.Menurut Suparman, kebijakan ujian nasional telah melanggar UU Sisdiknas. Seharusnya, itu menjadi kewenangan guru atau pendidik, yang nantinya dijadikan prasyarat kelulusan bagi peserta didik. Suparman melanjutkan, kenyataannya kelulusan hanya didasari pada aspek kognitif semata.Kebijakan perbukuan ternyata dapat dianggap sebagai masalah baru bagi orangtua murid. Karena, jumlah buku yang mesti dibeli lebih banyak. "Satu pelajaran menggunakan tiga buku, harganya mahal, dan dengan masa pakai yang singkat yakni satu semester," cetus Suparman.Suparman juga mengkritisi program BOS. Ternyata, program BOS masih membuka peluang bagi sekolah untuk tetap melakukan pungutan terhadap orangtua siswa. Selain itu, program BOS sangat mudah diselewengkan, terutama oleh penyelenggara di daerah dan sekolah. (ism/)


Berita Terkait