Di Thailand, 30% Pasien Flu Burung Tak Demam & Sesak Nafas

Di Thailand, 30% Pasien Flu Burung Tak Demam & Sesak Nafas

- detikNews
Kamis, 22 Sep 2005 16:45 WIB
Jakarta - Penderita flu burung yang tidak mengalami gejala demam, flu, pilek dan sesak nafas, ternyata tidak hanya terjadi pada Firdaus (9), ponakan Rini Dina. Simulasi yang dilakukan di Thailand, angka penderita flu burung tanpa gejala ini mencapai 30 persen. "Jadi mereka yang menderita infeksi itu bisa hidup seperti biasa, tidak ada gejala sakit," ungkap Menkes Siti Fadilah Supari dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (22/9/2005).Sedangkan 67 persen lainnya mengalami sakit. Namun kondisinya tidak fatal, mereka berhasil lolos dari maut. Kondisi serupa, kata Menkes, saat ini terjadi pada pasien suspect flu burung di RS Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Mutiara Gayatri, yang dalam waktu dekat ini alat bantu pernafasannya (ventilator) akan dilepas. Sementara sisanya yang tiga persen tidak bisa ditolong.Karena itu Menkes berharap bantuan obat Tamiflu dari WHO bisa membantu meringankan pasien suspect flu burung di Indonesia."Sekarang kita sudah punya 10.000 tablet. Kalau mau lebih pun produsen belum bisa berikan," ungkap Menkes. Obat ini kalau digunakan secara luas dan bebas bisa berbahaya. Sebab penderita flu biasa yang kemudian mengkonsumsi Tamiflu kekebalannya terhadap virus akan berkurang.Pemerintah, lanjut Menkes, juga tidak akan menggantungkan nasib pasien penderita flu burung pada tablet tersebut. Sebab Tamiflu sangat gampang resistensinya. "Obat ini hanya efektif 2x24 jam saat pasien kena infeksi. Jadi tidak hanya bisa bergantung pada Tamiflu," tandas wanita berkacamata itu. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini