DetikNews
Jumat 15 Maret 2019, 13:42 WIB

Jejak Komentar Asma Dewi Serang Rezim Jokowi Berujung Bui

Andi Saputra - detikNews
Jejak Komentar Asma Dewi Serang Rezim Jokowi Berujung Bui Asma Dewi (Agung/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menghukum Asma Dewi selama 165 hari penjara karena bersalah karena menyebarkan kebencian di Facebook. Berikut ini kronologinya.

21 Juli 2016
Asma Dewi mem-posting berita berjudul 'Malaysia Wajibkan Siswa Belajar Bahasa Jawa di Sekolah' di akun Facebook dengan komentar:

Kalau di sini wajib belajar bahasa China.

22 Juli 2016
Ia mem-posting lagi berita:

Bahan baku vaksin palsu dari China, tapi Jokowi malah izinkan China bangun pabrik vaksin.

Wah parah, semua yang nggak beres China.

22 Juli 2016
Asma Dewi mem-posting berita 'Mentan Yakin Impor Jeroan Stabilkan Harga'. Ia memberikan komentar:

Rezim koplak. Di luar negeri dibuang, di sini disuruh makan rakyatnya.


6 September 2017
Aparat kepolisian menganalisa kasus itu dan menangkap Asma Dewi. Asma Dewi kemudian didudukkan di kursi pesakitan.

6 Februari 2018
Jaksa menuntut Asma Dewi selama 2 tahun penjara.

15 Maret 2018
PN Jaksel memutuskan Asma Dewi bersalah karena menghina sesuatu kekuasaan yang ada di negara Indonesia. PN Jaksel menjatuhkan hukuman 5 bulan dan 15 hari.

9 Juli 2018
Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta menguatkan putusan tersebut.


13 Maret 2018
MA memperbaiki putusan sepanjang kualifikasi perbuatannya.

"MA membatalkan putusan judex facti dan mengadili sendiri dengan menerapkan Undang-Undang ITE sehingga Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana dalam dakwaan Kesatu. Lalu menjatuhkan pidana tetap sama dengan pidana yang dijatuhkan Pengadilan Negeri," kata juru bicara MA, Andi Samsan Nganro, saat dihubungi detikcom, Jumat (15/3/2019).

Putusan itu diketuk oleh ketua majelis kasasi Andi Samsan Nganro dengan anggota Eddy Army dan Margono.


Divonis 5 Bulan Bui, Asma Dewi: Hakim Masih Punya Nurani
(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
>