Gus Dur, Mega, Akbar, Wiranto, dan Try Kompak Tolak BBM
Kamis, 22 Sep 2005 14:38 WIB
Jakarta - Kenaikan harga BBM awal Oktober mendatang kembali mendapat penolakan keras. Kali ini datang dari para tokoh politik yang tergabung dalam Gerakan Nusantara Bangkit Bersatu (GNBB).Para tokoh yang tergabung dalam GNBB ini hadir di kediaman mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung, Jalan Purnawarman, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2005).Tokoh yang hadir kali ini antara lain mantan Presiden Gus Dur, mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, mantan capres Partai Golkar Wiranto dan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno.GNBB yang dibentuk pada Kamis 1 September lalu dengan tegas menyatakan penolakan kenaikan harga BBM. Dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom disebutkan, kenaikan harga BBM dapat membuat kehidupan rakyat semakin berat.Bila pemerintah tetap menaikkan harga BBM, maka diperkirakan dapat memicu gejala sosial. Sebab, kehidupan politik Indonesia belum stabil. Gejala sosial itu juga dapat ditimbulkan karena terpuruknya kehidupan para petani di sektor formal dan informal.Belum lagi banyaknya wabah yang melanda Indonesia. Permasalahan ini juga dinilai dapat merangsang timbulnya gejala sosial di masyarakat.Hingga pukul 14.00 WIB, pertemuan di kediaman Akbar masih berlangsung. Terlihat, para tokoh masih melakukan makan siang bersama dengan dihibur oleh suasana hujan deras dan petir yang terus menggelegar.
(ism/)











































