detikNews
Kamis 14 Maret 2019, 12:17 WIB

MUI: Tengku Zul Timses Paslon, Pernyataannya Tak Terkait Kami

Lisye Sri Rahayu - detikNews
MUI: Tengku Zul Timses Paslon, Pernyataannya Tak Terkait Kami Masduki Baidlowi (Lisye/detikcom)
Jakarta - Wasekjen MUI Ustaz Tengku Zulkarnain telah meminta maaf dan mencabut tuduhan bahwa pemerintah akan melegalkan zina lewat RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). MUI mengaku gembira dan mengapresiasi permintaan maaf tersebut.

"Ya MUI sudah menyatakan gembira, bersyukur karena akhirnya Ustaz Tengku Zulkarnain minta maaf dan dia menyatakan salah," ujar Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi Masduki Baidlowi di Hotel Molvcca, Jalan Kebon Kacang Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).



Masduki menegaskan pernyataan Tengku Zul dalam video singkat yang sempat viral itu bukanlah pernyataan MUI. Menurut Masduki, MUI belum menentukan sikap terkait RUU PKS.

"Yang saya ingin tegaskan adalah bahwa selama ini apa yang dikatakan Ustaz Zulkarnain itu tidak ada hubungannya dengan MUI dan bukan MUI. Karena yang terkait dengan masalah RUU kekerasan seksual itu, MUI sampai saat ini masih membahas dan belum bersikap. Dia kemudian ngomong seperti itu berarti bukan sikap MUI," lanjutnya.

Dia memastikan pernyataan Tengku Zul merupakan pernyataan pribadi. Masduki juga menyinggung Tengku Zul sebagai anggota tim kampanye salah satu paslon di Pilpres 2019.

"Personal dia atau nama organisasi yang lain saya nggak tahu. Yang pasti, Ustaz Tengku Zulkarnain itu menjadi tim kampanye dari salah satu paslon. Kita nggak bahas itu," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Tengku Zul minta maaf dan mencabut tuduhannya bahwa pemerintah melegalkan zina lewat RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). Permintaan maaf itu disampaikan lewat akun Twitter @ustadtengkuzul.

"Stlh mencermati isi RUUP-KS sy tdk menemukan pasal penyediaan alat kontrasepsi oleh Pemerintah utk pasangan Remaja dan Pemuda yg ingin melakukan hubungan suami isteri. Dengan ini saya mencabut isi ceramah saya tentang hal tersebut. Dan meminta maaf krn mendapat masukan yg salah," cuit Ustaz Tengku.

Juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, menyatakan pihaknya menerima saja permintaan maaf Ustaz Tengku. Hanya, dia berharap Ustaz Tengku minta maaf langsung kepada Presiden Jokowi.

"Ustad @ustadtengkuzul sy secara pribadi memaafkan. Tapi akibat pernyataan Ustadz, banyak orang yang percaya atas pernyataan itu sehingga mrk memfitnah Pak @jokowi dgn isu2 yg tidak benar. Bukan hanya melalui twitter tp ceramah juga di masjid2 itu! Minta maaf ke Pak Jokowi!!!!," tulis Ace membalas cuitan Ustaz Tengku.


Saksikan juga video 'Ustaz Tengku Zul Cabut Isi Ceramah 'Pemerintah Legalkan Zina'':

[Gambas:Video 20detik]


(knv/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com