DetikNews
Rabu 13 Maret 2019, 21:08 WIB

Round-Up

Modus Kondangan, Ibu-Anak Gondol Amplop Kawinan

Farih Maulana, Mei Amelia R - detikNews
Modus Kondangan, Ibu-Anak Gondol Amplop Kawinan Foto: Screenshot Youtube kokochanel (dok.istimewa)
Jakarta - Insiden kecil sempat mewarnai pernikahan Irvan Putra Prawira-Shela di Gedung Patra Jasa, Kuningan, Jakarta Selatan. Seorang ibu berinisial FW (44) dan putranya BP mencuri uang amplop kawinan.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu 3 Maret 2019 lalu. FW dan BP datang ke resepsi pernikahan sebagai 'tamu tak diundang'.

"(Penampilan) ya seperti yang ke kondangan, rapi. (Tetapi) bukan...bukan tamu undangan," kata keluarga salah satu mempelai, Indra Kencana saat dihubungi detikcom, Rabu (13/3/2019).

Awalnya, tidak ada yang mencurigai aksi keduanya itu. Sampai akhirnya Indra dan Tina melihat gerak-gerik FW dan BP yang bolak-balik ke meja penerima tamu.

"Jadi pelaku itu bolak-balik dengan alasan nitip angpao ketinggalan dari saudara, dari kakak atau adiknya nggak bisa datang," katanya.

Keduanya juga berulang kali menulis daftar kehadiran di buku tamu. Penerima tamu tidak mencurigai karena mereka melakukan aksinya ketika penerima tamu yang berjaga bergantian.



"Karena itu 'kan ganti-gantian yang jaga tamu dari pihak keluarga cewek juga memang iya melihat. Dari keluarga cewek juga dia ngelayanin itu, yang terakhir yang saya rekam itu (penerima tamu) dari pihak WO-nya," sambungnya.

Sampai akhirnya Indra dan Tina melihat kecurigaan terhadap keduanya. FW dan BP kemudian dibawa ke posko sekuriti dan diinterogasi.

FW dan BP akhirnya mengaku melakukan pencurian amplop. Total uang yang mereka curi sebanyak Rp 3 juta.

Keduanya mengaku berbagi peran untuk melancarkan aksinya. Sang ibu bertugas mengalihkan perhatian, sementara sang anak mengeksekusi.

"Ibunya ngalihin perhatian dengan ngajak ngobrol penjaga tamu, anaknya yang nyongkel itu dengan tas si ibu ditaro di samping persis lobang kotak itu. Jadikan kehalingan terus di sebelah kanannya ditaro bingkisan yang dari tamu dan bingkisannya lumayan besar. Jadi kanan-kirinya dihalangin biar nggak keliatan tangannya nyongkel," sambungnya.

Keduanya menggunakan pinset sebagai alat untuk mencongkel kotak amplop. Keduanya bisa mencuri sejumlah amplop karena ada kotak yang sudah terisi penuh, sehingga dengan mudah dicongkel.



"Hari itu sih memang ada yang satu amplop itu isinya Rp 1,5 juta, dia kan ngakunya dua (amplop). Nah yang satu itu nggak tahu deh. Jadi itu pokoknya dia itu udah beberapa kali bolak balik kalau menurut penjaga tamu," ungkapnya.

Kasus itu kemudian berakhir damai, setelah keduanya menandatangani surat pernyataan di atas materai Rp 6.000.

"Kenapa dilepas secara kekeluargaan? Bukan karena kasian juga, sebenarnya kemarin kita ingin buat dia jera juga, cuma berhubung saya-nya juga sibuk 'kan dan di situ juga ada pihak dari sekuriti pengelola gedung dan WO-nya sendiri di situ 'kan harusnya bertanggung jawab dong. Karena di situ kan di acara tersebut memang ada tim untuk menjaga seperti itu, kenapa bisa lolos saya juga nggak ngerti," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Suharyono. Suharyono mengatakan, pelaku mengembalikan uang Rp 3 juta yang dicurinya.

"Serah-terima uang hasil kejahatan diamankan dan diserahkan dari pihak WO (wedding organizer) kepada pihak keluarga/korban," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Suharyono dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (13/3/2019).


(mea/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed