DetikNews
Rabu 13 Maret 2019, 19:55 WIB

Calegnya Jual ABG Jadi PSK, Perindo Serang: Kami Hormati Proses Hukum

M Iqbal - detikNews
Calegnya Jual ABG Jadi PSK, Perindo Serang: Kami Hormati Proses Hukum Salon milik caleg Perindo (M Iqbal/detikcom)
Banten - DPD Perindo Kabupaten Serang menghormati proses hukum terkait caleg NH (36) yang tersangkut kasus perdagangan orang. Perindo menghormati asas praduga tak bersalah.

Ketua DPD Perindo Kabupaten Serang Juhadi mengatakan pihaknya tak akan mencoret nama caleg yang terlibat dalam kasus prostitusi yang mempekerjakan anak di bawah umur sebelum ada putusan inkrah.

"Bagi caleg yang melakukan pelanggaran, tentu kami pun ada sanksi-sanksi untuk diterapkan. Tapi untuk persoalan ini, kami akan menunggu proses hukum hingga selesai. Kami terapkan asas praduga tidak bersalah," kata Juhadi saat dimintai konfirmasi, Rabu (13/3/2019).



Juhadi menjelaskan, jika partainya memberikan sanksi sebelum ada putusan inkrah, partai dan caleg tersebut akan mengalami kerugian. Karena itu, dia menghormati proses hukum sampai ada putusan inkrah.

"Karena kalau kami memberikan sanksi sebelum ada inkrah, akan merugikan caleg kami secara pribadi maupun partai kami secara kelembagaan," ujarnya.



Sebelumnya, caleg Partai Perindo Dapil V Kabupaten Serang berinisial NH (36) ditangkap polisi. Dia ditangkap karena mempekerjakan ABG sebagai PSK dengan tarif Rp 400 ribu di salonnya.

Salon NH diketahui berinisial RF di kawasan Cilegon. Polisi menggerebek salon RF setelah mendapat laporan dari masyarakat.

"ABG warga Lampung Selatan yang direkrut dan dipekerjakan sebagai pemijat/lulur di salon tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Dadi Perdana Putra kepada wartawan.

Dadi menjelaskan ABG wanita itu dipekerjakan dengan cara direkrut dan didoktrin untuk melayani pria hidung belang. Tarif sekali main Rp 400 ribu. Uang Rp 250 untuk ABG, sedangkan Rp 150 ribu diberikan kepada NH dengan modus uang kas.

Selain mempekerjakan anak di bawah umur, NH memperkerjakan tiga perempuan lainnya. Tempat prostitusi berkedok salon itu sudah beroperasi sekitar 3 bulan.
(knv/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed