DetikNews
Rabu 13 Maret 2019, 17:00 WIB

DPRD DKI Bentuk Pansus Pemilihan Cawagub Jakarta

Arief Ikhsanudin - detikNews
DPRD DKI Bentuk Pansus Pemilihan Cawagub Jakarta Rapat pimpinan gabungan (Rapimgab), di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - DPRD DKI Jakarta akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) pemilihan cawagub DKI Jakarta. Pansus bertujuan membentuk tata tertib dan hal lain tentang pemilihan.

"Pansus pemilihan di DPRD. Pansus bisa susun tata tertib, penitia pemilihan, panitia pemilihan itu nanti atur saksi siapa, namanya pemilihan. Mekanismenya terbuka atau tertutup," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik usai rapat pimpinan gabungan (Rapimgab), di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (13/3/2019).



Rapimgab itu dihadiri oleh pimpinan Fraksi, pimpinan komisi, dan beberapa instansi pemerintahan terkait. Pansus dibuat dari perwakilan masing-masing fraksi yang ada. M Taufik tidak menyebut jumlah anggota pansus, namun anggota pansus berdasarkan proposional jumlah anggota fraksi.

"Proposional berdasarkan jumlah kursi anggota masing-masing fraksi," kata Taufik.

Taufik yakin pembentukan pansus tidak akan memperlambat proses pemilihan cawagub antara Agung Yulianto dengan Ahmad Syaikhu. "Nggak ada lebih lama, asal serius," ucap Taufik.

Tata tertib yang dibuat oleh pansus akan disahkan di rapat paripurna dewan. Taufik yakin, proses pemilihan masih sesuai dengan aturan.

"Pansus biasanya buat tata tertib, buat panlih (panitia pemilihan), tatib ini tatib pemilihan, disahkan di paripurna kan mekanisme ada seuisai aturan," kata Taufik.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta proses pemilihan dilakukan secepatnya. Anies menyebut, Pemilu pada 17 April 2019 tidak ada hubungannya dengan pemilihan cagub. Maka, pemilu seharunya tidak mengganggu proses pemilihan di DPRD DKI Jakarta.

"Sebaiknya, lebih cepat lebih baik," ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (12/3).

"Bukan sebelum dan sesudah (pemilu). Pilpres kan nggak ada urusannya sama ini. Pilpres, pileg itu peristiwa yang dialami oleh seluruh rakyat. Yang di sini adalah untuk Jakarta, lebih baik prosesnya lebih cepat, sehingga kita pun punya kepastian dari semua proses ini," kata Anies.
(aik/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed