detikNews
Rabu 13 Maret 2019, 16:31 WIB

PWI: Tak Ada Iktikad Buruk Karni Ilyas Terkait Penyiaran Foto Andi Arief

Tim detikcom - detikNews
PWI: Tak Ada Iktikad Buruk Karni Ilyas Terkait Penyiaran Foto Andi Arief Andi Arief di RSKO Jakarta, Cibubur, Jakarta Timur. (Rolan/detikcom)
Jakarta - Andi Arief merasa dihabisi oleh Karni Ilyas dalam sebuah program di ILC tvOne bertajuk 'Andi Arief Terjerat Narkoba: Pukulan Bagi Kubu 02?'. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) membela Karni Ilyas dan menyebut tak ada yang dirugikan oleh program tersebut.

"Foto-foto yang disiarkan sebagai ilustrasi dalam acara itu adalah foto-foto yang sama diterbitkan di berbagai media sejak Senin (4/3) pagi dan tidak terlihat ada iktikad buruk dalam penyiaran foto-foto tersebut," kata Dewan Kehormatan PWI seperti yang diterima detikcom, Rabu (13/3/2019).


Berikut ini pernyataan lengkap dari Dewan Kehormatan PWI:

Setelah mencermati rekaman program ILC Selasa (5/3) malam dengan topik: "Andi Arief Terjerat Narkoba: Pukulan Bagi Kubu 02?", Dewan Kehormatan PWI Pusat memberikan tanggapan sebagai berikut.

1. Tidak ada yang menentang Kode Etik Jurnalistik sepanjang program siaran ini dan semua pihak terkait dengan kesempatan berbicara secara proporsional.

2. Foto-foto yang disiarkan sebagai ilustrasi dalam acara itu adalah foto-foto yang sama diterbitkan di berbagai media sejak Senin (4/3) pagi dan tidak terlihat ada iktikad buruk dalam penyiaran foto-foto tersebut

3. Jika ada pihak yang merasa dirugikan oleh penayangan foto-foto dalam program ILC malam itu, yang diharapkan dapat menggabungkan Dewan Kehormatan PWI Pusat atau Dewan Pers. Undang-Undang No. 40 / Tahun 1999 tentang Pers

4. Mengingatkan semua orang untuk menanyai peraturan perundang-undangan dan undang-undang etik jurnalistik serta mengimbau bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang pengaduan tuntutan yang dirugikan oleh pemberitaan.

Sebelumnya, Andi menyebut telah berkonsultasi terkait dampak psikologis anaknya dari pemberitaan program ILC tersebut.

"Saya sudah berkonsultasi tentang suasana psikologis anak saya yang terganggu pemberitaan yang dikelola Karni Ilyas. Saya menerima permohonan maaf pemiliknya, tapi soal Karni Ilyas belum selesai," ujar Andi Arief.


"Jangan mentang-mentang dekat sama polisi bisa melakukan terhadap saya, tidak bisa. Orang lain biasanya ngalah atau pasrah," imbuhnya.

Karni Ilyas Jelaskan Struktur tvOne

Andi Arief menyampaikan protes kepada Karni Ilyas lewat akun Twitter-nya, @AndiArief__. Andi merasa dihabisi Karni Ilyas dalam episode 'Andi Arief Terjerat Narkoba: Pukulan Bagi Kubu 02?' pada acara ILC.

"Ketimbang bang @karniilyas menghabisi saya secara kejam melalui foto2 yg saya tidak bisa klarifikasi, lebih baik angkat isu Shambar. Persoalan bang Karni menghabisi saya lewat tayangan foto, pada waktunya saya akan melakukan perhitungan," kata Andi.

Karni Ilyas telah menjawab tudingan Andi Arief. Karni disebut Andi mengutus reporter tvOne untuk mengambil gambar ke Bareskrim Polri dan sengaja menyebarkannya.

Karni membantah dirinya menggerakkan reporter tvOne. Ia mengatakan tak punya kapasitas mengutus reporter.

"Maaf Andi Arief, Anda keliru, di TV One bukan saya yg menggerakan reporter, tapi kordinator peliputan. Di atas korlip ada manager dan general manejer baru wapemred," kata Karni lewat akun Twitter, @karniilyas, Minggu (10/3).


Selain itu, Karni mengaku baru tahu perihal penangkapan Andi pada Senin (4/3) siang. Andi diberitakan ditangkap polisi terkait narkoba pada hari itu.

"Peristiwa yg menimpa Anda saya baru tahu Senin sekitar pkl 14.00. Sebab Senin itu saya tidur subuh dan bangun siang," cuit Karni.


Andi Arief Siap Gugat Karni Ilyas dan TVOne Rp 1 Triliun! Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(rna/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed