Kolaborasi dengan Gamelan, Grup Dangdut Amerika Goyang Warga Probolinggo

Kolaborasi dengan Gamelan, Grup Dangdut Amerika Goyang Warga Probolinggo

M Rofiq - detikNews
Selasa, 12 Mar 2019 04:57 WIB
Foto: M Rofiq/detikcom
Foto: M Rofiq/detikcom
Jakarta - Grup dangdut 'Cowboy' asal Amerika Serikat menggoyang warga Probolinggo di Gedung Islamic Centre Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur. Grup tersebut mendendangkan lagu dengan berkolaborasi dengan alunan musik gamelan Jawa.

Grup dangdut itu digawangi oleh seorang profesor musik di University of Pittsburgh Andrew N Weintraub. Andrew ditemani oleh Stephen Schultz yang memainkan seruling, John Bagnato gitar, Samuel Boateng pada keyboard, dan Meghan Hynson.


Kolaborasi dengan Gamelan, Grup Dangdut Amerika Goyang Warga ProbolinggoFoto: M Rofiq/detikcom

Mereka membawakan sejumlah lagu klasik, seperti 'Terajana', 'Manis Madu', 'Santai', hingga 'Bujangan'. Grup tersebut mampu memberikan suguhan yang apik dan menghibur.

Andrew mengaku terkesan oleh kolaborasi kreatif antara musik dangdut dan gamelan. Ia merasa sangat senang konser di Probolinggo lantaran banyak penonton yang terhibur. Andrew menjelaskan, meski musik dangdut tergolong baru di Amerika, sudah banyak yang suka.

"Sangat bagus sekali dan saya suka, konser kali ini. Penonton banyak yang mau berjoget, dengan penampilan kami," kata Andrew, Senin (11/3) malam.

Konsulat Jenderal Amerika Esti Durahsanti mengatakan, jika konser musik yang dilakukan dangdut Cowboy, merupakan bagian program tahunan pihaknya mengenalkan kebudayaan Amerika. Tahun ini bertepatan dengan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Amerika dan Indonesia.


Kolaborasi dengan Gamelan, Grup Dangdut Amerika Goyang Warga ProbolinggoFoto: M Rofiq/detikcom

Selain Probolinggo, Esti menyebut dangdut Cowboy akan mengadakan konser di sejumlah daerah lain, seperti Medan dan Jakarta.

"Bersyukur dangdut Cowboy bisa main di sini, berkat dukungan Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo," terangnya.

Video: Perpaduan Grup Dangdut Asal Amerika dengan Musik Gamelan

[Gambas:Video 20detik]



Terpisah, Ketua HIPMI Kabupaten Probolinggo Intan Cahya Kurniasari berharap adanya konser dangdut Cowboy bisa berpengaruh terhadap dunia pendidikan setempat.

Intan menginginkan adanya pertukaran pelajar antara pelajar asal Amerika dan pelajar asal Kabupaten Probolinggo.

"Intinya sekarang kita kolaborasi budaya dahulu, lalu selanjutnya kita ranah pendidikan atau adanya pertukaran pelajar," jelasnya. (knv/knv)