DetikNews
Senin 11 Maret 2019, 12:54 WIB

KPU Jelaskan Foto Truk Beraksara Asing yang Diunggah Andi Arief

Yulida Medistiara - detikNews
KPU Jelaskan Foto Truk Beraksara Asing yang Diunggah Andi Arief Kantor KPU (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Politikus Partai Demokrat, Andi Arief, mengunggah foto truk beraksara asing dengan stiker KPU. KPU menjelaskan peristiwa dan lokasi di foto tersebut.

Foto yang diunggah Andi Arief memperlihatkan sebuah truk beraksara asing dijaga seorang polisi. Seorang perempuan berjilbab dan polisi lainnya menunjuk stiker dengan logo KPU bertuliskan 'Dokumen Negara'. Aksara itu ditulis dengan warna hijau.

Di foto kedua, ada truk lain dengan aksara berwarna oranye. Tiga pria tampak sedang menurunkan kardus dari truk sementara seorang perempuan memotret dan seorang polisi mengawasi.

"Ini sudah dilaporkan ke KPU melalui seorang wartawan. KPU meminta membantu mencari data tentang ini, kapan dan dimana. Tugas KPU dan kita semua mencari kebenaran," tulis Andi Arief.



Cuitan Andi Arief ramai mendapat balasan, di antaranya menyebut bahwa aksara di truk itu adalah aksara Jepang. Andi Arief kemudian mencuit balasan dari Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi yang menurutnya didapat dari seorang wartawan.

detikcom mengonfirmasi foto ini ke Komisioner KPU, Ilham Saputra. Ilham mengatakan peristiwa di foto itu terjadi di Kulonprogo.

"Terkait dengan ada heboh atau viral tentang penurunan surat suara yang di truknya berhuruf atau berbahasa kanji. Saya sendiri tidak tahu tuh Bahasa China atau Bahasa Jepang. Buat teman teman tadi mengatakan itu Jepang ya. Terkait dengan itu, itu adalah penurunan logistik di Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Yang mengadakan itu konsorsium temprina yang pabriknya ada di Solo. Jadi tidak ada itu surat suara dari China. Tidak ada," kata Ilham di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019).



Ibu di foto pertama adala Ketua KPU Kabupaten Kulonprogo, Mutiah. Ilham mengatakan surat suara itu diangkut oleh logistik yang kontainernya diimpor dari Singapura.

"Jadi tidak ada itu surat suara yang dicetak di China, dicoblosin dan sebagainya," tegasnya.

Penjelasan ini, kata Ilham, sekaligus untuk menjawab twit Andi Arief yang meminta konfirmasi. Dia juga meminta foto itu tidak perlu disebarkan ke mana-mana.

"Ya kan dia juga bilang di Twitter bahwa silakan dikonfirmasi oleh KPU. Nah sekarang kita konfirmasi ya. Semoga tidak lagi disebarkan ke mana-mana kemudian penjelasan ini saya kira cukup bahwa itu adalah surat suara untuk KPU Kabupaten Kulonprogo," ungkap Ilham.
(imk/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed