BBM Akan Naik Sekitar 60 persen

BBM Akan Naik Sekitar 60 persen

- detikNews
Kamis, 22 Sep 2005 03:22 WIB
Jakarta - Menjelang pelaksanaan bulan puasa pada awal Oktober mendatang, pemerintah akan 'menghadiahi' masyarakat dengan harga baru BBM. Kenaikannya diprediksi sekitar 60 persen. Duh.Prosentase kenaikan itu diungkapkan Wapres Jusuf Kalla saat menerima perwakilan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (21/9/2005). Tetapi berapa angka pasti kenaikan harga BBM hingga kini belum jelas. Beberapa skenario kenaikan terus digulirkan pemerintah. Wapres sebelumnya menyatakan kenaikan BBM akan dihitung berdasarkan kurs dolar. Tak ayal, rencana kenaikan ini mendapat tentangan dari berbagai kalangan. Hampir tiap hari, ibukota dan beberapa daerah lainnya diramaikan dengan gelombang aksi demonstrasi mahasiswa.Menghadapi maraknya penolakan, pemerintah pun menyiapkan 3 langkah antisipasi. Pertama, menyosialisasikan rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Kedua, menuntaskan pemberian subsidi akibat adanya kenaikan harga BBM pada bulan Maret 2005. Ketiga, penuntasan penegakan hukum kasus penggelapan dana subsidi BBM.Sejauh ini, pemerintah masih menilai aksi demo dalam batas wajar. Unjuk rasa mahasiswa itu dianggap masih dalam koridor demokrasi. Meski demikian, pemerintah juga tidak kurang akal menyiasati penolakan ini. Pemerintah pun meminta para pemuka agama bisa turut menyosialisasikan rencana kenaikan harga ini.Berapa pun prosentase kenaikannya, tetap saja akan membebani masyarakat. Apalagi, kondisi perekonomian juga tidak menunjukkan adanya perbaikan. Kompensasi uang tunai untuk warga miskin juga rentan kebocoran. Belum lagi, biasanya harga-harga barang dan sembako naik menjelang bulan ramadan tiba. Akankah pemerintah mengeluarkan strategi jitu menghadapi semua masalah yang terkait kenaikan BBM ini? Kita tunggu saja. (ton/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads