Abe Nikken Akan ke RI, Pengikut Bantah Beraliran Sesat
Rabu, 21 Sep 2005 19:48 WIB
Jakarta - Rencana kedatangan Bhiksu Tertinggi ke-67 Yang Arya Nikken Syonin (Abe Nikken) ke Indonesia terus menuai protes. Abe Nikken dituduh menyebarkan ajaran sesat. Tapi pengikutnya yang beraliran Budha Niciren Syosyu itu menepis tudingan tersebut."Kami bukanlah sesuatu yang membahayakan atau mengerikan seperti yang dituduhkan selama ini," kata Jubir Yayasan Pandita Sabha Budha Dharma Indonesia dan Yayasan Sangha Niciren Syosyu Indonesia, Gatot Sukarno Adi, dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (21/9/2005).Sekadar diketahui, Abe Nikken dijadwalkan datang ke Indonesia untuk melakukan doa pemberkahan kuil, sekaligus mendoakan kemakmuran Indonesia. Semula Abe Nikken direncanakan tiba Januari lalu, namun karena terjadi bencana di Aceh, maka kedatangannya diundur hingga akhir September. Reaksi penolakan atas kunjungan Abe Nikken pun bermunculan. Forum Solidaritas Indonesia (Fosi) meminta Depag mengeluarkan surat pelarangan masuknya Abe Nikken pada 26 September mendatang. Abe Nikken dianggap berpotensi menimbulkan keresahan antarumat beragama karena pernyataannya yang dinilai kontroversial.Namun Gatot menegaskan aliran Budha Niciren Syosyu tidak mengajari adanya kekerasan atau melecehkan agama lain. "Tapi kalau ada yang tak setuju, ya sah-sah saja, dan kami menghormati mereka," tandasnya. Ia mengajak semua pihak yang menolak kedatangan Abe Nikken untuk berdiskusi secara terbuka. "Kami sendiri selama ini senantiasa membuka pintu dialog dengan kalangan yang tak setuju atau yang ingin mengenal kami lebih jauh," katanya.Terkait rencana kedatangan Abe Nikken ke Indonesia, menurut Gatot, hingga kini belum ada perubahan. Bahkan, semua persyaratan perizinan maupun ketentuan lain yang diperlukan sudah dipenuhi. "Sejauh ini pemerintah menganggap tidak ada masalah," ujar Gatot.
(ton/)











































