Semua berawal saat Rocky Gerung buka-bukaan mengapa dirinya lebih sering mengisi acara kubu 02 ketimbang 01. Rocky berbicara soal akal sehat.
"Saya menginginkan forum 01 juga punya seminar, saya belum belum pernah lihat ada forum politik seperti ini, di mana orang berdesak-desakan untuk mendengarkan saya ceramah tentang akal sehat. Itu jarang terjadi di Republik Indonesia. Biasanya orang mendengarkan orasi caleg di panggung dangdut," kata Rocky dalam diskusi Politik Sehat Politik Berakal di Denpasar, Bali, Sabtu (9/3/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Rocky ditanggapi Ace dengan berbicara soal 'tenaga kontrak sirkus keliling'. Ace juga mengkritik klaim Rocky soal akal sehat.
"Rocky Gerung tidak pernah mau mengakui dirinya sebagai partisan 02. Justru saat ini Rocky Gerung seperti aktor dadakan yang dibawa-bawa ke mana-mana seperti sirkus keliling. Karena sudah kehabisan nafas jualan politik identitas, sekarang kubu 02 mengontrak Rocky Gerung dan Said Didu untuk bicara keliling dalam forum yang dikemas seolah-olah seminar dengan tema akal sehat," kata Ace, Minggu (10/3).
Ace memandang acara-acara yang dihadiri Rocky Gerung bukan forum akademik, namun kampanye diam-diam. Ace mengaku tidak heran jika Rocky tidak pernah menghadiri acara kubu 01.
"Siapa pun pasti tahu bahwa yang digelar bukanlah seminar akademik, tapi forum politik kampanye terselubung kubu 02 dengan sinden utama Rocky Gerung. Jadi tidak ada gunanya Rocky Gerung berkelit dengan menyebut paslon 01 tidak pernah adakan seminar apalagi kekurangan ide. Justru sebaliknya paslon 02 udah kehabisan akal sehingga akal-akalan memakai tenaga kontrak Rocky Gerung," sebut dia.
Jansen dan Faldo membela Rocky. Jansen meminta Ace untuk mematahkan argumen Rocky Gerung, bukan malah menyerang karakter.
"Saran kami patahkanlah argumen Rocky. Kalau tidak bisa mematahkan argumennya lebih baik diam aja. Bukan malah jadi menjelek-jelekkan dan membunuh karakter Rocky dengan menuduhnya tenaga kontraklah... sirkus kelilinglah dan lain-lain. Bahkan sampai dicarikan delik segala untuk membungkam Rocky," ujar Jansen.
Politikus Partai Demokrat itu menyebut kubu 01 seharusnya banyak diisi orang pintar. Orang pintar itu disarankannya maju mematahkan dan menghadapi argumen Rocky, bukan dengan pembunuhan karakter dengan menyebut Rocky tenaga kontrak kubu 02.
Faldo turut membela Rocky Gerung. Menurutnya, klaim kalau BPN membayar Rocky sangat tidak masuk akal lantaran Rocky disebutnya sudah mapan.
"Kalau mereka dituduh orang bayaran kami, tentu tidak. Uang mereka udah banyak, yang ada kami mau minta sumbangan sama mereka. Dukungan semacam ini memang sulit dipahami oleh orang yang biasa berpikir semua harus bayar. Kalau punya logistik besar kan enak, bisa bayar pelawak, kondektur dan lain-lain. Seandainya pun harus bayar influencer, tentu kami tidak sanggup besar, semampunya saja," ucap Faldo.
Saksikan juga video 'Sengit! Rocky Gerung Vs Nusron Bahas Masalah Impor dan Pangan':
(gbr/tor)











































