DetikNews
Minggu 10 Maret 2019, 13:04 WIB

Cerita Miris Nenek Sudiah: Nyaris Buta dan Hidup di Antara Tikus

Abdy Febriady - detikNews
Cerita Miris Nenek Sudiah: Nyaris Buta dan Hidup di Antara Tikus Sudiah, lansia yang nyaris buta dan hidup di antara tikus-tikus (Foto: Abdy Febriady/detikcom)
Polewali Mandar - Kondisi hidup memprihatinkan dijalani nenek Sudiah (70 tahun), warga Dusun II Banato, Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar). Sudiah mengalami rabun hingga nyaris buta dan hidup di antara tikus-tikus yang enggan pergi dari rumahnya.

Sudiah hidup sendirian di rumah berukuran 4x6 meter. Dia menyatakan matanya sudah sulit melihat dan harus meraba segala sesuatu di depannya saat berjalan agar tidak menabrak.

"Penglihatan saya sudah kabur, dulu sempat pakai kacamata tapi kacamatanya sudah hilang," kata Sudiah, Minggu (10/3/2019).



"Untung masih ada tetangga yang kasihan sama saya, tiap hari ada saja yang datang ke sini membawa makanan, saya sudah tidak bisa apa-apa lagi, apalagi saya tidak punya keluarga," sambungnya.

Dia juga mengalami penyakit gondok yang terus membesar sejak empat tahun terakhir. Kondisi perekonomian membuatnya pasrah hingga tidak pernah memeriksa kondisinya ke rumah sakit ataupun puskesmas terdekat.

Kondisi rumah sudiahKondisi rumah sudiah (Foto: Abdy Febriady/detikcom)

"Awalnya cuma benjolan kecil, ukurannya seperti biji jagung, tapi terus membesar seperti sekarang, yah hanya bisa pasrah soalnya mau berobat tapi tidak uang," tuturnya.

"Walau kerap merasakan sakit, yah disyukuri saja namanya juga cobaan, mau bagaimana lagi, semuanya sudah diatur oleh Tuhan," tambah Sudiah.

Rumah yang didiami Sudiah merupakan pemberian warga setempat yang dibangun secara swadaya. Rumah itu berdinding batu bata dan atapnya menggunakan atap rumbia yang pada beberapa sisi sudah terlihat berlubang.



Di ruang bagian depan, terdapat sebuah lemari pakaian, kompor gas yang terlihat kotor karena lama tak terpakai, sebuah meja yang di atasnya terdapat sisa makanan pemberian warga, serta sebuah kasur kapuk yang dipenuhi sobekan.

Sudiah pun bercerita soal tikus-tikus yang menurutnya banyak berada di rumahnya. Bahkan, menurut Sudiah, tikus-tikus itu tetap berada di dalam kamar saat dirinya sedang tidur.

"Biasanya ada banyak, mungkin karena ada orang lain tikusnya pada kabur, padahal biasanya kalau saya lagi sendiri, dan tidur di dalam kamar, tikus-tikus itu berdatangan," jelasnya.

Pantauan detikcom di rumah Sudiah, memang terlihat beberapa ekor tikus yang berkeliaran. Ada juga terlihat beberapa ekor tikus yang sedang menggerogoti pakaian yang berserakan di lantai.

Kondisi dapur SudiahKondisi dapur Sudiah Foto: Abdy Febriady/detikcom

Di bagian dapur terdapat sejumlah nampan berisi air dan beberapa perlengkapan dapur yang lama tidak terpakai. Suasana di dalam rumah terasa pengap dan ada bau tak sedap.

Salah seorang warga bernama Andien mengaku prihatin dengan kondisi Sudiah. Dia menyatakan belum kunjungan atau bantuan dari pemerintah untuk Sudiah.

"Untungnya tetangga peduli dengan kondisinya, jadi tiap hari bergantian datang kesini untuk mengecek dan memberi makanan, kalau berharap perhatian pemerintah, mungkin sudak tidak seperti sekarang. Jangankan memberikan bantuan, berkunjung saja tidak pernah, padahal rumah Sudiah dekat dan mudah dijangkau," tutur Andien.



Simak Juga 'Rumah Reyotnya Dibedah Jadi Ciamik, Nenek Ini Syok Nyaris Pingsan':

[Gambas:Video 20detik]


(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed