Hewan di KB Tinjomoyo Semarang Dicek Darah
Rabu, 21 Sep 2005 17:19 WIB
Semarang - Sebagaimana terjadi di daerah-daerah lain, hewan-hewan di Kebun Binatang (KB) Tinjomoyo Semarang juga diambil sampel darahnya. Hal itu dilakukan untuk memastikan ada tidaknya virus flu burung di tubuh hewan-hewan itu. Pengambilan sampel darah dilakukan oleh sejumlah petugas Dinas Pertanian (Dispertan) dan Dinas Pariwisata Kota Semarang, Rabu (21/9/2005). Hewan yang diambil darahnya untuk diteliti adalah ayam kate dan berbagai jenis burung.Selain mengambil sampel darah, petugas juga melakukan imunisasi pada hewan-hewan tersebut. Tiap unggas diberi 0,5 cc vaksin AI (Avian Influenza). Setelah itu, kandang-kandangnya disemprot desinfektan.Kasi Kesehatan Hewan Dispertan Kota Semarang Totok Sutanto menyatakan, cek darah, vaksinasi, dan penyemprotan tidak hanya dilakukan di kebun binatang. Tapi juga di tempat penampungan unggas di Semarang."Seluruh daerah yang ada unggasnya sudah kita semprot. Kita juga sudah ambil sampel darahnya untuk memastikan penularan virus AI," katanya kepada wartawan di lokasi.Dijelaskan, daerah-daerah yang menjadi target pemantauan virus flu burung, antara lain Pasar Burung Karimata, Taman Lele, Pasar Rejomulyo, Pasar Kobong, dan sejumlah peternakan. Di kawasan tersebut, Dispertan memantau kesehatan unggas 4 bulan sekali.Totok menambahkan, hingga saat ini KB Tinjomoyo belum ditutup seperti di Ragunan Jakarta. Pasalnya, hewan-hewan yang ada belum terindikasi tertular virus flu burung. "Kami yakin, virus flu burung belum muncul di sini," ujarnya.Sekadar diketahui, sejak awal tahun lalu KB Tinjomoyo Semarang sudah jarang dikunjungi wisatawan. Sebab, sebagian hewannya masih dititipkan di Taman Lele untuk kemudian direlokasi ke kebun binatang baru di daerah Mangkang. Namun hingga kini, kebun binatang baru itu belum siap ditempati.
(asy/)











































