BRR Didesak Perbaiki Infrastruktur Polri di Aceh

BRR Didesak Perbaiki Infrastruktur Polri di Aceh

- detikNews
Rabu, 21 Sep 2005 17:04 WIB
Jakarta - Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) didesak mempercepat perbaikan infrastruktur Polri di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Kapolri Jenderal Pol Sutanto pun menemui Kepala BRR Kuntoro Mangkusubroto."Usulan dana sudah diajukan sebesar Rp 700 miliar," kata Kapolri dalam pembukaan rapat kerja logistik di ruang rapat utama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2005).Pada awalnya, lanjut Kapolri, rekonstruksi bertahap selama lima tahun. Namun Kapolri meminta agar perbaikan infrastruktur itu dapat selesai dalam kurun waktu 1 hingga 2 tahun."Hal itu dilakukan agar Polri segera bergerak maka polres dan polsek harus segera dibangun," tambah mantan Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional ini.Kapolri juga meminta BRR agar pelaksana teknis pembangunan tidak berasal dari tim lokal. Namun harus melalui lelang BRR, serta tetap berada dalam pengawasan dari Mabes Polri."Anggaran yang diajukan sudah disetujui, harapan saya sih cepat selesai. Jangan sampai lima tahun, itu telalu lama," pinta Kapolri.Pindah Markas Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Aryanto Boedihardjo, Markas Polda NAD akan dipindah ke kota Linggih. Kompleks Brimob awalnya bertempat di Linggih."Nantinya, Brimob akan dipindah ke Sare Selawah. Sedangkan, markas Brimob yang lama akan dijadikan polresta," terang Anang, sapaan akrab Aryanto.Menurut Anang, markas polresta yang lama akan diubah menjadi polsekta. Selain itu, rumah dinas yang akan dibangun sebanyak 239 unit.Khusus untuk Nias, markas polsek yang akan dibangun sebanyak 6 unit. Sedangkan, rumah dinas yang akan dibangun sebanyak 38 unit. (ism/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads