12 Pengrusak Masjid Ahmadiyah di Cianjur Dibekuk
Rabu, 21 Sep 2005 15:16 WIB
Jakarta - Sebanyak 3 masjid, 43 rumah, 3 madrasah, 1 gudang, dan 1 mobil milik Jemaat Ahmadiyah jadi sasaran amuk massa di Cianjur, Jawa Barat. 12 Orang tersangka pun diciduk.Keduabelas tersangka tersebut berninisial DH (84), LS (28), MY (15), DH (17), NF (22), WH (16), YM (25), AS (27), YG (18), AC (17), DS (18), dan HD (25)."Saat ini 12 orang itu ditahan di Polres Cianjur untuk pemeriksaan intensif," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Aryanto Boedihardjo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2005).Selain itu, menurut dia, polisi sudah mengamankan 48 orang yang diduga ikut melakukan kegiatan pengrusakan tersebut. Mereka antara lain satu pimpinan pondok pesantren Darul Alam, 34 santri, dan beberapa masyarakat. "Dari 48 orang itulah ditetapkan 12 orang sebagai tersangka," ujarnya.Hasil penyidikan menunjukkan, pengrusakan dipicu provokasi orang-orang yang mengikuti tablik akbar 17 September 2005. Tablik akbar itu dilakukan ahli sunnah waljamaah di Kampung Rawaekek. ]Saat tablik akbar berlangsung, tiba-tiba listrik padam. Kemudian berkembang isu bahwa yang mematikan listrik adalah seorang anggota Ahmadiyah yang bekerja di PLN.KronologiPengrusakan tempat ibadah dan rumah milik Jemaat Ahmadiyah terjadi pada 19 September 2005. Massa yang berjumlah 50 orang itu dipimpin Ustadz Muhammad Hardiman Nawate yang terdiri dari 30 orang santri dan 20 orang warga.Pukul 19.30 WIB, massa melakukan pengrusakan di Desa Selagedang, Kampung Ciparay, Kecamatan Cibebeng, Kabupaten Cianjur. Yang dirusak, satu masjid Ahmadiyah, satu madarasah Diniyah, dan 14 rumah.Pukul 20.00 WIB, massa melakukan pengrusakan di Kampung Neglasari, Desa Sukadana, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur. Satu masjid, satu madrasah, 10 rumah, dan satu toko cat pun jadi sasaran amuk massa.Pukul 20.30 WIB, massa bergerak ke Kampung Rawaekek, Desa Sukadana, Kecamatan Cempaka, kabupaten Cianjur. Massa merusak satu masjid, 9 rumah, satu mobil Suzuki Carry, dua toko, dan warung.Pukul 21.30 WIB, massa bergerak ke kampung Panyairan, Desa Sukadana, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur yang dirusak satu masjid, 10 rumah, 1 madrasah, satu gudang pupuk dan kandang ayam.
(aan/)











































