Polisi akan Panggil Saksi yang Bersama Robertus Robet Saat Aksi Kamisan

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 08 Mar 2019 14:04 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (dok Divisi Humas Polri)
Jakarta - Polisi akan memanggil sejumlah saksi terkait kasus Robertus Robet, yang menjadi tersangka penghinaan TNI. Saksi yang akan dipanggil adalah peserta aksi Kamisan saat Robet berorasi.

"Penyidik akan membuat rencana tindak lanjut pemanggilan saksi-saksi yang nanti dibutuhkan dalam rangka penyempurnaan berkas perkara," ucap Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

Peserta aksi Kamisan akan diperiksa karena mereka melihat dan mendengar langsung orasi Robertus Robet. Saat orasi, Robet menyanyikan lagu 'Mars ABRI' yang dipelesetkan.

"Yang terkait tentang peristiwa itu, misalnya yang ada di demo, pada acara Kamisan itu, saksi itu yang terlibat langsung dalam peristiwa tersebut, yang mendengar, yang melihat, yang berada di lokasi nanti akan dimintai keterangan," jelas Dedi.



Di sisi lain, polisi tidak akan memanggil lagi saksi ahli. Sejumlah ahli yang sebelumnya dipanggil sudah cukup.

"Kalau ahli sudah cukup, ahli dari mekanisme gelar awal sebelum merumuskan konstruksi hukumnya. Ahli sudah cukup, ahli hukum pidana dan bahasa," tutur Dedi.



Robet ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi atas dugaan menghina TNI. Robet dijerat dengan Pasal 207 KUHP tentang penghinaan kepada penguasa atau badan hukum di Indonesia.

Robet sendiri sudah meminta maaf terkait persoalan ini. Dia juga telah diizinkan pulang setelah diperiksa polisi. (imk/idh)