Tim Deptan Teliti Penyebaran Virus Flu Burung 2 Minggu
Rabu, 21 Sep 2005 14:26 WIB
Jakarta - Departemen Pertanian (Deptan) telah membentuk tim khusus untuk meneliti cara penyebaran virus flu burung. Tim akan melaporkan hasilnya kepada Menteri Pertanian Anton Apriantono dua pekan mendatang. "Sekarang ini,sedang dilakukan penelitian epidemologi bagaimana virus ini menyebar. Dua minggu lagi akan ada laporannya," kata Mentan kepada wartawan di sela-sela inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Burung, Jl. Pramuka, Surabaya, Rabu (21/9/2005). Pemerintah menyediakan dana Rp 134 miliar, termasuk untuk melakukan riset terkait flu burung ini. "Rp 134 miliar yang dianggarkan pemerintah digunakan untuk riset dan surveillance, public awarness, dan penggantian kerugian," kata Mentan. Saat ditanya apakah burung dara di Monumen Nasional (Monas) kemungkinan bisa menjadi penyebab virus flu burung ini, Mentan mengaku tidak tahu. "Belum tahu. Memang pada tahun 2004, ada burung dara di Monas yang terkena flu burung. Data tahun 2004 itu baru muncul sekarang," ujar dia. Tentang pemusnahan hewan atau ternak yang terkena flu burung, Mentan menyampaikan, pemusnahan hanya dilakukan bagi daerah-daerah yang dinyatakan highly infected. "Artinya, 20 persen hewan di tempat itu dinyatakan terinfeksi virus," kata dia.
(asy/)











































