Sidak ke Pasar Burung Pramuka, Mentan Sebar Brosur Flu Burung
Rabu, 21 Sep 2005 13:36 WIB
Jakarta - Menteri Pertanian Anton Apriantono melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Burung Pramuka, Jakarta Timur. Di pasar itu, Mentan membagikan brosur yang berisi tentang flu burung. Mentan juga meminta pedagang burung menjaga kebersihan pasar. Mentan tiba ke pasar burung yang terletak di Jl. Pramuka, Jakarta Timur itu sekitar pukul 12.10 WIB, Rabu (21/9/2005). Mentan melakukan sidak tidak lama, hanya sekitar 45 menit. Mentan yang didampingi sejumlah staf Departemen Pertanian (Deptan) datang ke pasar itu dengan mengenakan baju warna hijau muda, tanpa mengenakan masker. Padahal, sejumlah petugas dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang juga datang ke pasar itu untuk melakukan penyemprotan desinfektan tampak mengenakan masker. Saat sidak, Mentan mengunjungi beberapa pedagang burung. Dia juga membagikan flyer tentang flu burung kepada pedagang dan konsumen yang ada di pasar itu. Flyer itu berisikan seruan agar masyarakat tidak takut berlebihan terhadap flu burung. Flyer itu juga berisikan tentang amannya mengonsumsi telur dan daging ayam, karena flu burung tidak menular lewat makanan. Selain membagi flyer, Mentan juga berdialog dengan sejumlah pedagang. Mentan menyampaikan, kunjungannya ke pasar ini untuk melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada para pedagang terkait merebaknya flu burung. Para pedagang menyambut baik sidak tersebut. Pada kesempatan itu, para pedagang juga meminta kepada Mentan agar memberitahukan kepada masyarakat luas bahwa pasar Burung Pramuka sudah disemprot desinfektan, sehingga masyarakat tidak perlu takut untuk datang dan membeli burung. Para pedagang juga mengeluhkan sepinya pembeli burung sejak isu flu burung mencuat. Ketua Forum Pedagang Burung Pasar Pramuka, Hj Titi, misalnya. "Sejak adanya krisis BBM, pasar burung sudah sepi. Dan sejak ada isu flu burung, pasar seperti mati total," kata Siti.Akhir-akhir ini, dalam satu hari, Siti hanya bisa meraup pendapatan sekitar Rp 15.000. Padahal, sebelumnya, pendapatan perharinya bisa mencapai Rp 300.000-400.000. Di pasar tersebut, Mentan juga mengimbau kepada para pedagang untuk melakukan bio security dan membersihkan kios-kios secara rutin. Atas imbauan Mentan ini, para pedagang mengaku sudah membersihkan pasar setiap hari. "Kalau memang sudah, hal itu terus dilanjutkan dan ditingkatkan," ungkap dia.
(asy/)











































