detikNews
Kamis 07 Maret 2019, 17:06 WIB

2 Batalion Prajurit TNI Diterjunkan, Lanjutkan Bangun Trans Papua

Wilpret Siagian - detikNews
2 Batalion Prajurit TNI Diterjunkan, Lanjutkan Bangun Trans Papua Foto: Wilpres Siagian/detikcom
Jayapura - TNI kembali ditugaskan melanjutkan pembangunan jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga. Pembangunan itu sempat terhenti setelah adanya pembantaian pekerja oleh Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya pada Desember 2018.

"Pasukan TNI ini akan ditugaskan untuk melaksanakan pengamanan pembangunan infrastruktur di pedalaman Papua," ucap Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, Kamis (7/3/2019).

Dua batalion yang ditugaskan itu berasal dari Yonif Raider 321/Galuh Taruna dan Yonif Raider 514/Sabbada Yudha. Yosua Pandit yang juga selaku Pangkoops TNI Papua mengucapkan selamat datang kepada para prajurit itu.



"Kalian adalah prajurit-prajurit pilihan yang bertugas melindungi rakyat dan seluruh tumpah darah Indonesia, karena itu jangan sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat di mana pun akan ditugaskan," ucapnya.

Sebelumnya diketahui, telah terjadi penembakan terhadap pekerja jalan Trans Papua oleh KKSB pimpinan Egianus Kogoya di Nduga, Papua. Penembakan tersebut terjadi pada Minggu, 2 Desember 2018.

Belasan orang dinyatakan tewas dalam kejadian tersebut. Egianus mengakui serangan tersebut dilakukan karena ingin Papua memisahkan diri dari Indonesia.
(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com