2 Lagi Pasien Diduga Flu Burung di RS Saroso, Total 8 Orang
Rabu, 21 Sep 2005 13:19 WIB
Jakarta - Jumlah pasien yang diduga terinfeksi virus flu burung kian hari kian bertambah. Dua lagi pasien masuk Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso. Total pasien diduga flu burung yang dirawat di RS Saroso kini 8 orang. Dua pasien yang baru masuk RS Saroso adalah DW (17) dan JM (9 tahun). Keduanya adalah perempuan. Kedua pasien secara bersamaan masuk ke ruang isolasi Cempaka, lantai 2 RS Saroso, Sunter, Jakarta, sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (21/9/2005).DW tercatat sebagai warga Cijantung, Jakarta Timur. Dia didiagnosa mengalami penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Namun tim dokter menduga DW juga terinfeksi virus flu burung."Berdasarkan laporan, seminggu yang lalu, 19 ekor ayam dan 5 ekor merpati milik orang tuanya mati mendadak," kata Wakil Direktur RSPI Sulianti Saroso, dr Sardikin Giriputro.Dokter yang memeriksa DW, yakni dr Sila, kemudian menyampaikan hasil pemeriksaan terhadap paru-paru DW. "Hasilnya normal, foto torax pun normal. Namun pada awalnya pasien mengalami gejala panas selama 3 hari, suhunya 38 derajat Celcius, mengalami batuk, namun tidak mengalami sesak nafas," urainya.Sedangkan JM merupakan pasien rujukan dari sebuah rumah sakit di daerah Bekasi. JM diindikasikan terinfeksi virus yang telah melenyapkan 5 nyawa di Jakarta dalam kurun waktu 3 bulan itu."Pasien (JM) pernah pergi ke Kebun Binatang Ragunan (KBR) sebelum KBR ditutup," ungkap dr Sardikin.Delapan pasien diduga flu burung di RSPI Sulianti Saroso dirawat di dua ruangan, yakni ruang isolasi Cempaka dan ICU.Pasien di ruang isolasi Cempaka:1. Firdaus (9)2. Rosnaningsih (3 tahun 7 bulan)3. AS (28), petugas Kebun Binatang Ragunan4. AM (39), pedagang asongan di Kebun Binatang Ragunan5. DW (17)6. JM (9)Pasien di ruang ICU:1. Mutiara Gayatri (7)2. Windy Lisa (3)
(ary/)











































