detikNews
Rabu 06 Maret 2019, 12:48 WIB

Ma'ruf Dorong Industri Halal: Harus Bisa Bersaing dengan China-Korea

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Maruf Dorong Industri Halal: Harus Bisa Bersaing dengan China-Korea Foto: Ma'ruf Amin (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
Jakarta - Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin berharap sektor ekonomi syariah akan lebih kuat. Ia pun mendorong stimulasi perkembangan industri halal di dalam dan luar negeri.

"Saya berharap dan saya yakin ke depan ini ekonomi syariah akan lebih kuat lagi. Apalagi Komite Nasional Keuangan Syariah sekarang sudah dilengkapi dengan kelengkapan direksi dan sebagainya, juga tentang halal. Visi misi kami menyebut bahwa halal ini akan kita stimulir. Industri halal, baik untuk kepentingan dalam negeri maupun untuk kepentingan luar negeri," ujar Ma'ruf di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019).


Hal tersebut disampaikan Ma'ruf saat menjadi pembicara dalam seminar nasional 'Manajemen Bisnis Syariah pada Bisnis Haji dan Umrah' yang diselenggarakan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI). Ma'ruf pun mendorong perkembangan industri halal agar mampu bersaing dengan negara-negara lain yang sudah menerapkannya, seperti Korea dan China.

"Ya kita akan dorong supaya industri halal itu, kita itu tidak hanya sertifikat halal, hanya fatwa, tetapi industri kita itu juga harus bisa bersaing dengan industri halal misalnya dari Korea, dari China yang sekarang mereka menguasai dunia karena sudah memiliki sertifikasi halal dari kita juga. Tetapi produk kitanya justru tertinggal," ungkapnya.


Lebih lanjut, Ma'ruf yang juga cawapres nomor urut 01 itu mendorong adanya kawasan industri halal. Ia juga mendorong terbentuknya lembaga yang mengurus ekonomi syariah agar lebih bertanggung jawab.

"Kita akan dorong halal industrial estate, bahkan mungkin kepada halal port, pelabuhan halal, dan lain sebagainya. Saya akan mendorong nanti supaya ekonomi syariah ada lembaga yang mengurus dan melakukan upaya-upaya pengembangannya secara lebih bertanggung jawab," tutur Ma'ruf.

"Kita harus dipacu, perlu adanya kawasan industri halal, bahkan pelabuhan halal supaya nanti produk kita itu lebih lancar," sebut Ma'ruf.


Ma'ruf Sindir Rencana Sandi Jadikan RI Pusat Halal Dunia? Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(azr/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com