detikNews
Rabu 06 Maret 2019, 11:20 WIB

Bertemu Perempuan Arus Bawah, Jokowi Cerita Perjuangan Sang Ibu

Ray Jordan - detikNews
Bertemu Perempuan Arus Bawah, Jokowi Cerita Perjuangan Sang Ibu Jokowi bertemu dengan Perempuan Arus Bawah. (Jordan/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersilaturahmi dengan Perempuan Arus Bawah di Istana Negara, Jakarta. Dalam kesempatan itu, Jokowi bercerita soal perjuangan ibundanya, Sudjiatmi.

Pertemuan Jokowi dengan Perempuan Arus Bawah tersebut berlangsung di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/3/2019). Pertemuan yang dihadiri sekitar 500 perempuan itu bertema 'Bersama Memperkuat Bangsa'. Pada awal pertemuan, ditampilkan video yang berisi tentang perjuangan kaum ibu di Indonesia.

"Pagi hari ini saya sangat berbahagia sekali dan tadi yang disampaikan di layar adalah aktivitas-aktivitas yang sangat luar biasa bagaimana perjuangan memotivasi dari ibu-ibu aktivis yang tadi banyak berkaitan dengan urusan ekonomi, KDRT, hukum, lingkungan," kata Jokowi.



Jokowi mengatakan dirinya berharap masih lebih banyak lagi prestasi yang bisa ditorehkan perempuan Indonesia. Dia juga meyakini perempuan memiliki peran sangat penting dalam keluarga.

"Saya percaya peran sentral perempuan dalam mendidik anak-anak kita dan menopang ekonomi keluarga," katanya.

Bertemu Perempuan Arus Bawah, Jokowi Cerita Perjuangan Sang IbuJokowi bertemu dengan Perempuan Arus Bawah. (Jordan/detikcom)


Bicara soal perempuan, Jokowi teringat pada ibundanya Sudjiatmi. Dia terkenang hidup masa kecilnya, di mana peran ibu sangat penting dalam keluarga.

"Saya lahir di bantaran sungai, pinggir kali. Orang tua saya jualan bambu dan kayu. Tahun '70-an rumah saya digusur, tidak diberi ganti rugi saat itu. Bingung cari rumah. Kami pernah 4 kali ngontrak, pindah rumah. Saya rasakan betul betapa perjuangan seorang ibu dalam mengayomi, mendidik anak begitu beratnya. Saya rasakan betul. Terutama dari sisi ekonomi," katanya.


Ibunda Jokowi / Ibunda Jokowi (Pradita Utama/detikcom)


Berangkat dari pengalaman masa kecilnya itu, Jokowi terinspirasi membuat program yang bisa membantu kaum ibu dalam mengayomi dan menyejahterakan keluarga. Program tersebut adalah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

"Misal UMi, kredit ultramikro yang telah kita berikan lebih dari 1 juta nasabah. Kemudian 'Mekaar', untuk ekonomi mikro dan kecil. Yang hampir 99 persen pesertanya ibu-ibu. Sudah mencapai 4,2 juta yang ikut di sini. Saya sering bertemu mereka dan senang ada ibu-ibu yang sebelumnya jualan gorengan, setelah dapat pinjaman Rp 2 juta bisa tambahan jualan bakso, yang dulu jual bakso bisa jual nasi uduk. Sehingga ekonomi keluarga terdukung," katanya.
(jor/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com