DetikNews
Rabu 06 Maret 2019, 01:52 WIB

Habis Nonton Konser Iwan Fals, Maulana Tewas Dikeroyok 9 Orang

Jabbar Ramdhani - detikNews
Habis Nonton Konser Iwan Fals, Maulana Tewas Dikeroyok 9 Orang Polisi menangkap sembilan orang pelaku pengeroyokan pria di Cilincing, Jakut. (Foto: dok. Polres Jakut)
Jakarta - Polres Jakarta Utara menangkap sembilan orang pelaku pengeroyokan. Lima orang di antaranya masih di bawah umur.

"Para pelaku melakukan pemukulan dan pelemparan dengan menggunakan batu kepada korban yang lewat Jl Arteri Marunda, perempatan Sungai Begog, Cilincing, Jakarta Utara," kata Kapolres Jakut Kombes Budhi Herdi Susianto lewat keterangannya, Selasa (5/3/2019).

Pengeroyokan ini terjadi pada Minggu (3/3) dini hari. Korban bernama Maulana Firdaus tewas akibat peristiwa tersebut.


Para pelaku adalah Miftah Fauzan (25), Darwis Abdul Salam (23), Ahmad Sofyan (22), Krisna Mukyanto (18), SAW (16), MF (16), TH (15), IR (15), dan RM (15). Di antara pelaku, ada yang membacok korban menggunakan celurit.

"Kemudian pelaku TH melakukan pembacokan dengan menggunakan celurit dan mengenai punggung bagian tengah dan bagian lengan tangan sebelah kanan korban," tutur Budhi.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kasubbag Humas Polres Jakut Kompol Sungkono mengatakan korban tewas dikeroyok saat akan pulang ke rumah setelah menonton konser Iwan Fals. Dia mengatakan korban sering kumpul di sekitar TKP. Kepada polisi, para tersangka mengaku iseng melakukan perbuatan tersebut.

Barang bukti kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban tewasBarang bukti kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban tewas (Foto: dok. Polres Jakut)


"Iya (habis nonton konser Iwan Fals). Tapi tidak saling kenal. Para tersangka sering bergerombol dekat TKP untuk sekadar nongkrong," ucap Sungkono.

Para pelaku ditangkap pada Senin (4/3). Polisi menyita barang bukti berupa lima bilah bambu, enam buah batu, sebuah sweater warna hitam, sebuah celana jins warna hitam, sepasang sepatu, dan dua bilah senjata tajam.

Para pelaku disangkakan Pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama. Mereka terancam hukuman penjara di atas 5 tahun.
(jbr/yld)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed