DetikNews
Selasa 05 Maret 2019, 08:26 WIB

PKS Tanggapi Ketua DPRD soal Wagub DKI: Mestinya Satu Calon Terpilih

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
PKS Tanggapi Ketua DPRD soal Wagub DKI: Mestinya Satu Calon Terpilih Gedung Balai Kota DKI Jakarta. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - PKS menanggapi Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (Pras) yang mengaku tidak bisa memastikan wagub baru langsung terpilih pada rapat paripurna. PKS menilai seharusnya ada salah seorang wagub yang terpilih dari dua calon yang disodorkan.

"Kalau dari sisi memang kan Pak Pras nggak bisa menjamin, memang one man one vote, itu jawaban normatif. Benerlah Pak Pras. Artinya gini, tidak terpilih dan bisa tidak terpilih, kalau dari dua, kalau dua mestinya terpilih satu, suara terbanyak nanti siapa. Itu dua, ada salah satu yang tidak terpilih, saya memahaminya begitu," kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, saat dihubungi, Senin (4/3/2019) malam.



Suhaimi berharap DPRD segera menggelar sidang paripurna untuk memilih dua nama wagub DKI yang diserahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurut Suhaimi, adanya wakil gubernur akan membantu Anies dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan.

"Seharusnya anggota DPRD hadir untuk menyelenggarakan paripurna sehingga segera terwujud adanya wagub yang mendampingi pak gubernur," ujarnya.

Dia mengatakan dua nama cawagub DKI yang diserahkan ke DPRD merupakan milik semua rakyat Jakarta. PKS, menurut Suhaimi, hanya kendaraan politik untuk mengusung calon wagub agar Anies segera memiliki pendamping.

"Pertama, wagub ini kan milik warga DKI cuma melalui saja PKS karena mekanisme yang memang PKS mengusung dari pasangan gubernur dan wakil gubernur. Jadi perjuangannya ini bukan kemudian, oh ini hanya untuk PKS. Tapi secara umum wagub ini untuk warga DKI cuman secara aturan kendaraan yang mengusung PKS sama Gerindra. Gerindra sudah menyerahkan kepada PKS dengan dinamika-dinamika yang sudah ada sebelumnya," tuturnya.

Sebelumnya, Prasetio mengatakan penentuan wakil gubernur DKI akan ditentukan melalui voting. Pras tidak bisa memastikan wagub baru langsung terpilih pada rapat paripurna.

"Bisa terpilih akan dan tidak terpilih," kata Pras di kantornya, gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).


Saksikan juga video 'Tinggal Isi Nama, Anies Siap Kirim Surat Pengantar Cawagub':

[Gambas:Video 20detik]


(knv/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed